Ponorogo (beritajatim.com) – Masih ingat Tiara Maleeha Rabbani? Bayi asal Ponorogo yang sejak lahir tidak memiliki tempurung kepala itu akhirnya meninggal dunia. Bayi yang belum genap berumur 1 tahun itu meninggal dunia di rumahnya di Desa Karangan Kecamatan Badegan pada Senin (23/5) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.
“Memang benar, kita kemarin dapat informasi dari bidan Desa Karangan, kalau bayi Tiara meninggal dunia pada kemarin siang jam 2 siang,” kata Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo Supriyadi, Selasa (23/05/2023).
Informasinya, kata Supriyadi bayi tersebut kemarin pagi mengalami muntah-muntah. Oleh pihak keluarga, Tiara dibawa ke Puskesmas Badegan untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapatkan perawatan medis itu, bayi itupun dibawa pulang.
“Nah, baru jam 2 siang itu Tiara menghembuskan nafas terakhirnya,” katanya.
https://beritajatim.com/peristiwa/bayi-tanpa-tempurung-kepala-dari-ponorogo-dirujuk-ke-surabaya/
Sementara itu, Ibu almarhumah Tiara, Maya Mujayani (21) menceritakan bahwa pada 3 hari yang lalu bayi Tiara mengalami sakit kembung dan panas. Maya pun memeriksakannya ke bidan desa. Setelah diperiksakan ke bidan itu, kembungnya sembuh, namun panasnya tidak turun.
“Saya bawa ke bidan lagi, panasnya turun tetapi ganti Tiara mengalami muntah-muntah,” katanya.
Saat itu dikasih makan ataupun susu tidak mau. Akhirnya dibawa ke puskesmas. Setelah diberi obat, bayi Tiara pun bisa tidur. Waktu bangun, dikasih makan dan susu pun juga mau. Kemudian Tiara pun tidur lagi, dan bangun sekitar pukul 14.00 WIB. Saat bangun itu, waktu dipangku tubuh Tiara terasa dingin dan kedua matanya pun berkedip-kedip. Melihat gejala itu, Tiara pun Ia serahkan ke kakeknya.
“Sama mbah Kungnya itu digendong dan dibawa ke depan. Mbah Kung memberitahu saya bahwa Tiara sudah tidak ada,” ungkap Maya sambil terisak-isak.
https://beritajatim.com/peristiwa/kasihan-bayi-usia-3-bulan-di-ponorogo-tanpa-tempurung-kepala/
Untuk diketahui sebelumnya, putri pertama pasangan Tulus Heri Siswono (24) dan Maya Mujayani (21), memiliki benjolan di kepalanya. Benjolan itu ada sejak bayi itu lahir. Diperkirakan bayi itu tidak memiliki tempurung kepala, sehingga mengakibatkan terdapat benjolan dan hanya dilindungi oleh kulit kepalanya saja.
Selain kelainan di bagian kepala, Tiara panggilan bayi tersebut, juga tidak memiliki hidung yang sempurna. Seperti tidak memiliki tulang hidung, sehingga lubang hidung posisinya ke atas. [end/but]






