Surabaya (beritajatim.com) – Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di sebagian wilayah di Kota Surabaya, pada Kamis (10/3/2022). Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan penyelesaian masalah banjir harus menyeluruh dan sistemik.
“Ini tidak bisa secara parsial, harus menyeluruh dan sistemik,” kata wawali Surabaya Armuji saat kunjungi luapan sungai di Medokan Semampir, Jumat (11/3/2022).
Mantan ketua DPRD Surabaya itu juga menjelaskan bawah Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan 61 rumah pompa di seluruh Kota Pahlawan. Sedikitnya 150 pompa sudah disiapkan di titik rawan banjir.
“Di wilayah Medokan Semampir ini ada sekitar 54 rumah yang terdampak sesuai daftar yang diserahkan Bu Lia selaku ketua RT dan akan segera kami ambil langkah cepat,” kata Cak Ji sapaan akrab wawali Surabaya.
Cak Ji saat meninjau lokasi menyebut wilayah Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo samping TPU Keputih juga masih tergenang luapan kali Londho.
“Kebetulan wilayah disini terkena luapan kali Londho yang intensitasnya meningkat akibat kiriman air dan hujan deras, sementara dipasang tanggul dari sak selanjutnya jangan panjang akan di normalisasi,” kata Cak Ji.
Selain itu, diberbagai perkampungan juga ikut banjir ketika saluran pembuangan air tak kuat lagi menampung.
Cak Ji juga meminta agar camat Sukolilo beserta jajarannya mendata warga yang terdampak untuk diberikan intervensi berupa permakanan sementara bagi warga.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-surabaya”]
Sebelumnya, hujan lebat yang melanda Kota Surabaya selama kurang lebih 1 jam pada Kamis (10/3/2022) malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Pahlawan pun banjir dan tergenang.
Sejumlah wilayah di kawasan Surabaya Selatan yang dilaporkan banjir di antaranya di kawasan Jalan Margorejo di sebelah timur perlintasan KA, Kendangsari, juga di Jalan Siwalan Kerto.
Selain itu genangan air merendam jalan protokol seperti Jalan A Yani, Jalan Jemursari, Jalan Wonokromo, Jalan Gunungsari, Jalan Kenjeran, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Prof Mustopo, Jalan Dharmawangsa, Jalan Pasarkembang sampai Jalan Demak banjir. [asg/but]






