Malang (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Malang (Polinema) terus berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul dalam persaingan global. Salah satunya diwujudkan dengan memperluas jaringan kerjasama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak di luar negeri.
Polinema melakukan tanda tangan MoA Kerja Sama Internasional dengan Université Polytechnique Hauts-de-France (UPHF).
Penandatanganan Kerja Sama tersebut dilakukan oleh Pembantu Direktur IV Polinema, Ratih Indri Hapsari, dengan Manager Hubungan Internasional UPHF, Jonathan Brindle. Penandatanganan berlangsung di Auditorium Gedung Teknik Sipil.
Ratih berharap MoA ini menjadi milestone untuk mengembangkan kerja sama antara Polinema dengan UPHF.
“Kerja sama yang dilakukan dapat berupa pertukaran mahasiswa, dosen, dan staf, penelitian bersama dan kolaborasi prospektif lainnya,” kata Ratih dikutip dari humas polinema pada Selasa (25/10/2022).
Jonathan Brindle, Ph.D., Manajer Hubungan Internasional UPHF, mengatakan ruang lingkup kerja sama ini adalah menetapkan bersama kerangka kerjasama antara kedua institusi dan mewujudkan kerja sama itu menjadi ide, kegiatan, serta proyek yang konkret.
“Salah satu wujud nyata dari kerja sama ini adalah satu mahasiswa Polinema yang saat ini sedang mengikuti program IISMAVO di kampus kami. Diharapkan akan lebih banyak lagi mahasiswa Polinema yang mengikuti program yang sama di kampus kami,” katanya.
Lebih lanjut Jonathan menerangkan jika kerja sama ini juga terkait program magang, program double degree serta pertukaran mahasiswa dan dosen. Selain penandatanganan MoA, acara diisi dengan sharing session oleh Arliza Chairani Setiawan, mahasiswa Prodi D-IV Manajemen Pemasaran yang saat ini sedang menempuh program IISMAVO di UPHF.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Malang”]
Selain kesepakatan MoA, dilaksanakan juga peresmian Warung Prancis Corner Polinema yang berada di Graha Polinema Lantai 3. Direktur Institut Prancis-Surabaya, Sandra Vivier, memberikan apresiasi atas wajah baru Warung Prancis Corner.
“Lokasi Warung Prancis sangat strategis karena berdekatan dengan perpustakaan, dan sarana olah raga. Saya yakin mahasiswa akan senang dan saya berharap mereka akan merasakan suasana seperti di rumah ketika bertemu di sini terutama bagi mereka yang menyukai budaya Prancis,” terangnya.
Dia berjanji jika, IFI-Surabaya akan memberikan dukungan berupa materi dan mahasiswa Prancis yang dapat berpartisipasi di Warung Prancis Corner.
“Kami akan menyediakan buku, games, dan film Prancis bagi mahasiswa, tidak hanya yang ingin menempuh studi di Prancis, tapi juga bagi mahasiswa POLINEMA lainnya yang ingin mengetahui kebudayaan Prancis dan yang ingin menonton film Prancis, filmnya sudah dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Inggris,” tukasnya menutup. [dan/beq]






