Tiga orang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Kota Mojokerto meninggal dunia terseret ombak saat berwisata di Pantai Drini, Yogyakarta.
Penulis: Misti Prihatini
Korban akibat minuman beralkohol di Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Selasa (28/1/2025) bertambah. Satu lagi, Mohamad Dongadi alias Dudung (22) meninggal dunia.
Hasil visum dua warga Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia akibat keracunan alkohol.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Prasarana Perhubungan (P3), Lalu-lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Mojokerto, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, untuk asal minuman yang dikonsumsi korban masih dalam penyelidikan. Kami telah meminta keterangan sejumlah saksi dan olah TKP sudah dilakukan.
Mayat laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Brantas Mojokerto. Identitas terungkap sebagai warga Jombang yang hilang 10 hari. Penyebab kematian diselidiki.
Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota dan Polsek Dawarblandong melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Yakni di teras depan salah satu ruang kelas SDN Jatirowo 1, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Dua pemuda yang tewas tersebut yakni Fajar dan Akbar. Sementara satu pemuda selamat atas nama Dudung dan satu pemuda yakni Diaz masih menjalani perawatan di IGD RSUD RA Basoeni
Sesosok mayat ditemukan mengapung di Sungai Brantas, Mojokerto. Tim Inafis dan relawan mengevakuasi jenazah yang belum teridentifikasi ke RSUD Mojosari
Pengurus Klenteng Tri Dharma Hok Sian Kiong Kota Mojokerto mulai mempersiapkan diri jelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada, Rabu (28/1/2025) besok.









