Musibah robohnya gedung tiga lantai Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, pada Senin (29/9/2025) menyisakan kisah haru dan keajaiban.
Penulis: M Ismail
Memasuki hari keempat pasca runtuhnya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo, tim SAR gabungan mulai mempertimbangkan penggunaan alat berat
Sterilisasi area di halaman Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, mulai dilakukan oleh petugas Kamis (2/10/2025).
Biddokkes Jatim menyediakan tiga Posko Polda Disaster Victim Identification (DVI) selama berlangsungnya operasi pencarian korban runtuhnya bangunan di Lembaga Pesantren Al Khoziny, Buduran.
Upaya pencarian korban di reruntuhan bangunan tiga lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo terus menunjukkan perkembangan.
Dua korban reruntuhan bangunan tiga lantai milik Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan beton, diketemukan.
Polwan Polresta Sidoarjo hadir di lokasi musibah runtuhnya bangunan Pesantren Al Khoziny, memberikan bantuan makanan dan trauma healing bagi keluarga korban.
Gempa 6,5 SR di Sumenep memicu kepanikan di posko pengungsian korban ambruknya gedung Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Selasa malam.
Gempa M6,5 di Sumenep memicu penurunan reruntuhan Ponpes Al Khoziny, membuat evakuasi korban tertimbun semakin sulit dan penuh risiko.
Basarnas terus berupaya mengevakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan menggali gorong-gorong demi selamatkan 15 korban tertimbun.








