Grup Reog Brawijaya dari Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali menjadi pemenang atau penyaji terbaik dalam Festival Nasional Reog Ponorogo tahun 2023.
Penulis: Endra Dwiono
Untuk kesekian kalinya, piala bergilir Suromenggolo kembali diiring ke kulon kali, sebutan wilayah Ponorogo bagian barat.
Jelang bulan Suro setiap tahunnya, di Bumi Reog selalu digelar jamasan untuk tiga benda pusaka milik pendiri Kabupaten Ponorogo, Raden Batoro Katong.
Jelang 1 Suro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan Kirab Lintas Sejarah dan Jamasan Pusaka. Kegiatan itu rencananya dilakukan setelah salat Dzuhur.
Setelah mengalami degradasi, dengan adanya alat transportasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menghidupkan lagi tradisi laku tirakatan malam 1 Suro.
Nasib 4 SDN di Ponorogo ini lebih baik daripada 5 SDN lainnya yang sama sekali tidak memperoleh siswa. Keempat sekolah tersebut masih ada siswa yang mendaftar.
Data Dindik Ponorogo, lima SDN tak dapat siswa baru tersebut yaitu SDN Jalen, SDN 2 Munggu, SDN 3 Babadan, SDN 1 Duri, dan SDN 2 Tegalombo.
Beberapa penonton melakukan standing ovation atau tepuk tangan dengan meriah usai Manggolo Mudho selesai mementaskan pertunjukan reog
Para siswa di SDN Jalen di Kecamatan Balong Ponorogo harus gigit jari di hari pertama sekolah. Tidak ada satupun siswa yang masuk kelas 1 di SDN tersebut.
Kaderisasi seniman Reog di Kabupaten diupayakan dilakukan sedini mungkin. Hal itu terlihat dari rencana Pemkab Ponorogo, yang akan membuat reog wayang golek.









