Malang (beritajatim.com) – Arema FC kembali memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir Liga 1. Di pertandingan terakhir Arema bermain imbang 0-0 lawan TIRA Persikabo di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (5/1/2022).
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengatakan bahwa dalam laga ini timnya bermain dibawa performa terbaiknya. Bahkan Singo Edan tidak bisa membuat peluang berarti untuk mencetak gol.
“Saya kira dengan melihat kejadian di pertandingan, hasilnya buruk. Kami tidak membuat banyak peluang untuk mencetak gol. Jadi jika melihat permainan di lapangan maka hasil ini layak didapatkan untuk kedua tim,” ujar Eduardo.
Eduardo mengatakan, hasil imbang ini harus dilupakan. Pemain harus fokus menatap laga selanjutanya. Dia ingin hasil ini menjadi bahan evaluasi sehingga bisa meraih kemenangan dilaga selanjutnya.
“Sekarang kami harus fokus untuk pertandingan berikutnya. Semua pemain yang ada harus siap untuk bermain, jadi saya tidak bisa komplain terhadap situasi (pemain absen) saat ini,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Sementara itu, pemain Arema FC Ridwan Tawainella mengaku menyesal karena gagal membawa Arema meraih kemenangan. Pemain berposisi sayap kiri ini mengaku tidak ada kendala berarti saat menghadapi Persikabo. Tim sudah berjuang hanya saja hasilnya belum berpihak ke Arema.
“Pertandingan hari ini luar biasa bagi kita. Hasilnya 0-0, saya merasa mungkin gagal memaksimalkan permainan. Sehingga hasilnya hanya imbang. Kalau kami sebenarnya tidak ada masalah. Karena tadi pemain sudah berusaha maksimal, tetapi hasilnya memang belum bagus bagi kami,” tandas Ridwan. [luc/but]






