Situbondo, (beritajatim.com) – Angin kencang menerjang Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Minggu (13/9/2026) siang. Akibatnya, rumah milik Biyani (69), warga Dusun Penjalinan, mengalami kerusakan berat.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Angin kencang menerjang wilayah Kedunglo dan sekitarnya hingga membuat bagian atap rumah Biyani terhempas.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Puriyono, Minggu (13/9/2026) sore.
Rumah semi permanen tersebut berukuran sekitar 10 meter × 6 meter dengan tinggi 3 meter. Selain asbes, kerusakan juga terjadi pada bagian kayu dan sejumlah perabot rumah tangga.
BPBD Situbondo memperkirakan kerugian akibat kerusakan tersebut mencapai sekitar Rp15 juta.
Petugas Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo telah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat.
Penanganan dilakukan bersama sejumlah unsur terkait, termasuk Kecamatan Asembagus, Polsek dan Koramil Asembagus, pemerintah desa, Tagana, Satpol PP, serta warga setempat.
“Petugas melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan, kerugian, serta kebutuhan warga terdampak,” ujar Puriyono.
BPBD selanjutnya akan melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) di lokasi. Bantuan logistik juga akan disalurkan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan warga.
Puriyono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang yang dapat menimbulkan kerusakan bangunan maupun dampak lainnya. (awi/but)






