Ngawi (beritajatim.com) – Tak punya perahu karet, Pemadam Kebakaran Ngawi terpaksa menyelam untuk mencari Maksum (73) kakek warga Desa Kendung, Kwadungan, Ngawi, Jawa Timur yang diduga hanyut di sungai desa setempat, Selasa (25/4/2023).
Kabid Damkar Ngawi Tri Bimo mengatakan pihaknya menerjunkan empat orang. Namun, karena masih belum punya perahu karet untuk penanganan kecelakaan air, timnya terpaksa harus menyelam manual untuk.mencari survivor.
“Kami mendapatkan laporan jika ada seorang kakek yang diduga hanyut di sungai. Pamit sekitar pukul 10.00 WIB untuk buang air di sungai. Namun, sampai pukul 12.00 WIB tak kunjung pulang akhirnya dicari oleh pihak keluarga. Kami ke lokasi dan terpaksa melakukan pencarian dengan manual. Karena belum punya perahu karet,” kata Bimo pada beritajatim.com, Selasa (25/4/2023).
BACA JUGA:
Wanita Ngawi Diduga Hanyut ke Sungai, Ibundanya Nyaris Pingsan
Kakek Maksum diduga terpeleset ke sungai karena di sekitar lokasi ada kantong kepiting, topi, dan tongkat milik Maksum. Segera setelah itu, warga melapor ke perangkat desa dan pihak kepolisian. Hingga, pihak kepolisian meminta tolong untuk upaya penyelamatan dari Damkar Ngawi.
Sementara, pihaknya melakukan pemantauan karena hari sudah menjelang malam. Pihaknya sudah menyisir sungai namun hasil masih nihil.sementara ini. Sebelumnya, pencarian audah dilakukan sampai pertemuan antara Bengawan Solo dan sungai kecil tersebut. [fiq/suf]






