Jember (beritajatim.com) – Asosiasi Media Siber Indonesia Indonesia siap berkolaborasi dengan pemerintah-pemerintah daerah di Jawa Timur untuk akselerasi pemanfaatan teknologi digital. Potensi Jatim cukup besar untuk menjadikan teknologi digital sebagai pengungkit perekonomian dan pelayanan publik.
Metta Dharmasaputra, anggota Majelis Etik AMSI, mengatakan, Pemerintah Kota Malang dan Surabaya memborong penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk kategori website. “Jadi saya kira Jatim membuktikan diri sebagai wilayah yang sangat potensial dalam pengembangan dan akselerasi digital,” katanya, saat membuka acara Road to IDC Jawa Timur bertema Digitalisasi, Kunci Akselerasi Jawa Timur Bangkit yang diselenggarakan secara daring oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Rabu (17/11/2021).
AMSI akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota seluruh Jawa Timur. “Saya berharap bisa berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik dan bangkitnya Jawa Timur,” kata Metta.
[berita-terkait number=”4″ tag=”amsi”]
Data Google sendiri menunjukkan, sebelum pandemi ada tambahan 100 juta pengguna internet di Asia Tenggara. Setelah pandemi dalam waktu satu tahun saja sudah bertambah 40 juta pengguna internet. “Masyarakat membutuhkan akselerasi digital dalam berbagai sektor. Jatim sebagai salah satu lokomotif pembangunan di Indonesia diharapkan menjadi wilayah terdepan dalam akselerasi digital,” kata Metta.
Ketua AMSI Jatim Arif Rahman menambahkan, pandemi mendorong masyarakat lebih pro digital, baik untuk layanan publik maupun bsinis. “Ini sebuah kebutuhan, dan kemudian interaksi dunia maya menggantikan pertemuan fisik,” katanya.
Pandemi memukul sektor usaha mikro kecil menengah dan industri pariwisata. “Kita tahu pemerintah di daerah dalam mengadaptasi kondisi ini dengan lebih mengedepankan digitalisasi dan penggunaan teknokogi digital lebih massif lagi. Saya kira ini jadi kekuatan Jawa Timur,” kata Arif. [wir/but]






