Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai salah satu event paling besar di dunia olahraga, Olimpiade adalah salah satu turnamen yang paling ditunggu termasuk sepakbola. Salah satu cabang olahraga olimpiade yaitu sepakbola putra dibatasi hanya untuk pemain maksimal berumur 23 tahun.
Ternyata, aturan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan status Piala Dunia FIFA sebagai acara utama sepak bola putra internasional. Cabang olahraga (cabor) sepak bola pertama kali diadakan di Olimpiade Paris pada tahun 1900 silam. Sejak Olimpiade musim panas Barcelona pada tahun 1992, turnamen sepak bola putra dibatasi hanya untuk pemain U-23.
Uniknya, kompetisi ini juga sempat dibatasi hanya untuk pemain amatir, hingga pada Olimpiade 1984 di Los Angeles para pemain profesional diizinkan untuk ambil bagian. Di samping itu, aturan aneh juga disepakati bahwa negara-negara dari Eropa dan Amerika Selatan hanya dapat memilih pemain yang belum pernah tampil di Piala Dunia. Hal tersebut dimaksudkan untuk memastikan hegemoni turnamen unggulan Piala Dunia FIFA tetap semarak dan terkesan sangat prestisius.
Aturan ini lalu dicabut menjelang Olimpiade Barcelona 1992. Akan tetapi, sebagai gantinya Olimpiade untuk sepak bola putra dibatasi hanya untuk pemain U-23 sampai sekarang. Lalu, pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 yang diadakan 2021 ini memiliki pemain dengan umur 24 tahun. Hal itu disebabkan karena penundaan selama setahun akibat pandemi covid-19.
Awal tahun lalu, penyelenggara mengumumkan bahwa Olimpiade Tokyo telah ditunda hingga 2021. FIFA mengkonfirmasi bahwa batas kelayakan yang semula ditetapkan untuk acara 2020 tidak akan diubah. Untuk dapat berlaga di Jepang, pemain harus lahir pada atau setelah 1 Januari 1997. Oleh karena itu, agar para pemain tersebut tetap bisa ambil bagian di Olimpiade yang harus mundur ke 2021, maka batas usia pemain juga harus dimundurkan.
Meski begitu, FIFA tetap mengizinkan menggunakan tiga pemain senior di setiap skuat. Ada beberapa pemain top yang menjadikan Olimpiade sebagai ajang nostalgia dan keinginan memberikan medali emas bagi negaranya. Beberapa pemain senior yang tercatat bakal ikut tampil di Olimpiade Tokyo adalah Dani Alves (Brasil), Marco Asensio, Dani Ceballos, Mikel Merino (Spanyol), hingga Guillermo Ochoa (Meksiko). [dan/esd]






