Surabaya (beritajatim.com) – Liga Premier English mendapat gelar sebagai salah satu liga paling kompetitif saat ini. Sehingga tidak aneh jika banyak pemain bintang yang melawat ke Inggris, salah satunya bintang muda yaitu James Rodriguez. Kedatangan James ke Everton dinilai cukup absurd. Mengingat, top skor Piala Dunia 2014 itu rela bermain pada klub yang bergelar non-unggulan di EPL.
Namun, kedatangan James tetap disambut antusias oleh penggemar. Ada harapan pada James agar mampu menempatkan Everton lebih baik. Tetap saja seorang James yang notabene memiliki nama besar tidak mampu membawa The Toffees bersaing di papan atas Liga Inggris, bahkan dirinya didepak dari skuad musim ini.
Penyebab utama dari James didepak dari klub lantaran sering terkendala cedera.
Sebetulnya James memang cukup mampu meyakinkan manajemen klub Merseyside tersebut karena mampu mencetak 3 gol dari 4 pertandingan awal Liga Inggris musim lalu. Namun, dengan cepat juga karirnya merosot akibat cedera betis yang dialami.
Hingga akhirnya, James hanya mampu bermain sebanyak 26 pertandingan dan membuat 6 gol dan 9 assist. Namun, ketika memasuki awal musim 2021/22, pemain asal Kolombia itu belum mendapatkan semenit bermain pun meski Everton tengah alami peningkatan performa
Penyebab kedua karena hengkangnya Carlo Ancelotti. Salah satu karier unik James adalah 3 kali dilatih oleh Ancelotti di 3 klub berbeda. Pertama di Madrid, kedua di Munchen sebagai pemain pinjaman, dan ketiga di Everton. Keduanya bak anak dan ayah yang selalu dekat.
Namun, semuanya menjadi berubah ketika Ancelotti memilih kembali ke Madrid tanpa membawa James. Akibatnya, James alami kesulitan berada di Everton, terlebih pelatih baru Everton, Rafael Benitez, tidak memasukkan nama James sebagai rencananya untuk musim ini.
Terakhir akibat beban gaji yang diemban Everton terlalu tinggi. James memiliki gaji yang tinggi untuk klub seperti Everton. Gaji James mencapai 10 juta poundsterling, itu menjadikannya sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Everton.
Padahal, selisih gajinya dengan Yerry Mina di posisi kedua memiliki selisih sekitar 3,8 juta poundsterling. Jumlah yang cukup jauh dengan pemain-pemain lain sehingga melepaskan James dapat mengurangi beban gaji pemain bagi Everton. [dan/esd]






