Surabaya (beritajatim.com) – Kekuatan mental pemain menjadi kunci kesuksesan para pemain Persebaya. Perubahan ini membuat tim besutan Aji Santoso lebih memiliki rasa percaya diri meskipin harus menghadapai tim Liga 1 dengan komposisi pemain yang berpengalaman.
Hal ini terbukti dalam laga kedua melawan Persita Tangerang, tim Bajol Ijo mencuri poin 2-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (1/8) malam.
Sebelumnya Para pemainnya disebut memiliki mentalitas yang kuat. Mereka sudah haus kemenangan usai tumbang 1-0 menghadapi Persikabo 1973 di pekan perdana Liga 1.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Kekalahan itu dijadikan pelecut semangat menorehkan hasil positif. Apalagi Persebaya bermain dihadapan para Bonek. “Yang jelas ini karena kekuatan mental pemain. Di pertandingan pertama kami kalah dan ada tekanan,” kata Aji, Selasa (2/8/2022).
Faktor kedua, yakni dengan kehadiran para suporter di Gelora Bung Tomo (GBT) yang menginginkan Persebaya menang di laga kandang perdananya. “Tentu saja suporter juga ingin tim ini berprestasi. Saya sampaikan ke pemain bahwa tekanan ini jadikan suatu motivasi,”ucapnya.
Menurut Aji, kemenangan ini juga tak bisa dilepaskan dukungan para Bonek di stadion. Peran mereka besar membakar semangat para pemainnya. “Alhamdulillah, terbukti (dukungan bonek, red) anak-anak bermain sangat kompak dan luar biasa,” jelasnya.
Dia pun merasa bersyukur Persebaya memiliki Bonek yang selalu setia mendapingi Persebaya. “Terimakasih untuk semua perjuangan suporter. Kedahiran suporter jadi motivasi untuk pemain Persebaya,” ujar dia. (way/kun)






