Sampang (beritajatim.com) – Fenomena alam berupa pasang surut air laut bagi sebagian warga merupakan hal yang biasa. Tetapi, lain lagi dengan penduduk yang tinggal di pesisir pantai. Pasalnya, saat air laut surut di situlah rejeki bagi mereka, karena kerang dan kepiting akan muncul.
Pantauan di lokasi yang berburu kerang dan kepiting itu tidak hanya orang tua, tetapi para remaja maupun anak-anak tidak mau kalah. “Tidak hanya warga pesisir pantai saja, yang jauh pun kadang juga ikut mencari kerang saat air surut,” kata Zai, warga Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (15/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”nelayan”]
Hal senada juga dikatakan oleh Sinol, ketika air laut surut, yang muncul dan bisa dicari oleh warga tidak hanya kerang, tetapi udang serta tiram juga bisa didapat. “Sebenarnya rejeki di laut ini melimpah, asal tidak malas dan bisa memanfaatkan situasi, seperti halnya saat air laut surut,” imbuhnya.
Selain itu, dengan kondisi cuaca yang ekstrim saat ini nelayan banyak yang tidak melaut khawatir kapal karam seperti yang terjadi di Kabupaten Jember. “Karena cuaca di bulan Agustus angin kencang maka sejumlah nelayan juga ikut mencari kerang saat air laut surut,” tandasnya.[sar/kun]






