Sumenep (beritajatim.com) – Ada beragam cara yang dipilih untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Seperti yang dilakukan pegiat Rumah Cerita Okara Sumenep. Kelompok pecinta bacaan anak ini mengajak anak-anak menunggu saat berbuka puasa dengan kegiatan positif dan rekreatif.
Kegiatan yang digelar di areal Taman Adipura Sumenep ini mengajak anak untuk mencintai buku sejak dini. Rumah Cerita Okara ini menyediakan buku-buku bacaan anak berisi dongeng maupun cerita rakyat dan kisah-kisah teladan para nabi.
“Kami menamakan sebagai ‘ngabubu-read’. Jadi bukan ngabuburit biasa, tetapi sekaligus ajakan kami agar anak terbiasa membaca buku dan mencintai buku,” kata salah satu pegiat Rumah Okara Sumenep, Fathurrahman, Minggu (10/04/2022).

Pria yang karib disapa Kak Avan ini mengatakan, pihaknya tidak sekedar menyediakan buku bacaan, tetapi juga menyediakan permainan tradisional berupa ular tangga raksasa. Anak-anak bisa bermain sambil belajar menyusun kata dan kalimat dalam permainan ular tangga raksasa.
“Prinsipnya sama seperti permainan ular tangga biasa. Memutar dadu, kemudian peserta melangkah sesuai angka pada dadu. Nanti tiba di kotak yang berisikan kata-kata. Peserta diminta untuk merangkai kata-kata itu. Jadi ini bermain sambil belajar,” ucapnya.

Ia mengaku bersyukur ada support dari Dinas Perpustakaan melalui mobil perpustakaan keliling. Dengan demikian, menambah banyak buku-buku bacaan yang bisa jadi pilihan saat ‘ngabubu-read’.
“Dengan dukungan perpustakaan keliling, makin beragam buku yang disediakan. Jadi tidak hanya untuk anak-anak. Ada juga bacaan untuk ibunya, sekalian sambil menemani anaknya,” ujar Avan sambil tersenyum.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sumenep”]
Sementara salah satu anak yang ikut bergabung dalam ‘ngabubu-read’, Diva (8), mengaku sangat senang dengan kegiatan sore itu. Baginya, bisa membaca buku dan berkenalan dengan teman-teman baru, menjadi aktifitas yang menyenangkan.
“Seru pokoknya sore ini. Bisa baca buku, bukunya bagus-bagus. Bisa ikut main ular tangga, trus juga banyak teman baru,” ucap bocah ini riang. [tem/but]






