Bojonegoro (beritajatim.com) – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur memprediksi penggunaan LPG 3KG selama akhir tahun dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 akan mengalami kenaikan.
Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V, Rustam Aji mengatakan, penyaluran LPG Bersubsidi (3 KG) di wilayah Jawa Timur berada kondisi normal rata-rata sebesar 94.680 Metric Ton (MT) / Bulan.
Pertamina memprediksi konsumsi LPG 3 KG akan mengalami kenaikan pada Bulan Desember 2018 dengan estimasi angka mencapai 105.095 MT atau naik sebesar 11 persen dari konsumsi normal bulanan.
Sementara, penyaluran LPG non subsidi (Bright Gas 5.5 KG dan LPG 12 KG) di wilayah Jawa Timur berada dalam kondisi normal dengan rata-rata konsumsi bulanan sebesar 6.310 MT Bulan. Prediksi konsumsi LPG Non Subsidi akan mengalami kenaikan pada Bulan Desember 2018 khususnya menjelang Natal dan Tahun
Baru 2019. \\\”Estimasi angka kenaikan mencapai 6.860 MT atau naik sebesar 9 persen dari konsumsi normal bulanan,\\\” ujarnya, Senin (24/12/2018). [lus/kun]





