Jombang (beritajatim.com)–Pondok Pesantren Tebuireng Jombang menjadi lautan manusia, Minggu (16/12/2018) malam. Kedatangan mereka untuk mengikuti pembacaan tahlil dalam rangka peringatan wafatnya Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) yang ke-9 tahun.
Selepas salat Maghrib, para hadirin mulai berdatangan. Selain dari Jombang, mereka juga datang dari luar kota. Para alumni pesantren yang didirikan pada 1899 itu juga banyak yang hadir. Seluruh hadirin menempati lokasi yang sudah disediakan.
Tenda yang ada di depan makam keluarga Tebuireng juga penuh pengunjung. Sementara di kursi kehormatan tampak pengasuh Pondok Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) beserta istri, dr Umar Wahid, Lily Chadijah Wahid, Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, serta Zanuba Arifah Chafsah atau Yenny Wahid.
Tampak pula Menteri Perekonomian era Gus Dur, Kwik Kian Gie serta Bondan Gunawan, Setneg era Gus Dur. Sesuai jadwal, Kwik Kian Gie akan memberikan testimoni terkait Gus Dur. Karena Kwik termasuk orang dekat mantan presiden dan ketua umum PBNU tersebut. [suf/air]





