Gresik (beritajatim.com)– Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), di wilayah hukum Polres Gresik menjelang tutup tahun masih terus terjadi. Kali, melibatkan kendaraan sesama dump truk di Jalan Raya Desa Tambak Beras Cerme, Gresik.
Akibat kejadian laka tersebut, sempat membuat jalan raya tersebut macet total. Pasalnya dump truk yang saling bertabrakan melintang di tengah jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun. Laka lantas sesama dump truk berawal saat kendaraan dump truk nopol W 8098 UF yang dikemudikan Firdaus Bani Adam (25), warga asal Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik berjalan dari arah utara ke selatan.
Saat melintas di Jalan Raya Desa Tambak Beras Cerme, dump truk yang dikemudikan Firdaus Bani Adam berusaha mendahului kendaraan roda empat (belum dikenal identitas) di depannya. Setelah mendahului, dump tersebut berjalan terlalu ke kanan dan melewati marka jalan.
Karena sudah melanggar marka jalan, dari arah berlawanan muncul dump truk nopol S 8406 UQ yang dikemudikan Teguh Santoso (25) asal Sumobito, Jombang. Akibat jarak pandang sudah terlalu dekat, akhirnya, terjadilah tabrakan.
\\\”Pengemudi dump truk nopol W 8098 UF yang dikemudikan Firdaus Bani Adam tidak memperhatikan jarak pandang. Selain itu, kendaraan tersebut melanggar marka jalan saat mendahului,\\\” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya, Jumat (28/12/2018).
Masih menutut Ipda Yossy, laka lantas itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kedua pengendara mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. \\\”Kerugian material tabrakan sesama dump truk itu mencapai Rp 20 juta,\\\” tuturnya.
Selain itu lanjut Yossy, kecelakaan tersebut sempat menyebabkan Jalan Raya Cerme, Gresik macet total dua arah. Sebab, dua dump truk yang terlibat melintang di jalan. [dny/suf]





