Surabaya (beritajatim.com) – Ripal Wahyudi, gelandang Persebaya asal Garut, Jawa Barat ini mengaku butuh waktu untuk bisa beradaptasi di Kota Surabaya. Kota Surabaya dinilai berbeda dengan kota lain. Bukan hanya lingkungan, bahasa pun tentu sangat berbeda dengan di Jawa Barat maupun Jakarta.
Ditemui di Persebaya Store, Jalan Slamet Surabaya, pemain berusia 22 tahun ini mengaku bahwa Persebaya adalah klub prioritas utama. Meski baru pertama kali menginjak kehidupan di kota Pahlawan namun Ripal mulai beradaptasi dengan situasi dan kondisi. Salah satunya adalah berbicara dengan para pemain lainnya setiap hari.
“Iya kaget pertama datang ke Surabaya. Ini kota beda banget dengan kota yang pernah saya singgahi. Akhirnya saya bikin pendekatan sendiri dengan lingkungan sekitar. Jadi saya sering ngobrol di mess bersama pemain atau orang-orang. Biar saya tahu bagaimana karakter mereka,” ungkap Ripal sembari tersenyum.
Ripal memilih Persebaya, salah satunya, karena didorong keluarga. Didukung untuk berlabuh di Persebaya supaya dirinya lebih berkembang. Dia juga kagum dengan Bonek, suporter Persebaya.
“Lihat suporternya yang begitu besar, itu yang utama. Barulah saya melihat bagaimana kekeluargaanya ternyata bikin nyaman, ya sudah saya pilih tim ini,” ungkap Ripal Mulet.
Tidak terlalu menjadi beban, Ripal Wahyudi hanya ingin bermain maksimal dan membantu Persebaya melaju menjadi juara di kompetisi musim 2023/2024, seperti yang ditargetkan oleh manajemen. Dia juga berniat tampil maksimal agar bisa menembus Timnas Indonesia.
“Target saya bermain dengan maksimal semoga bisa membantu tim ini sampai juara dan bisa dapat panggilan timnas ke depan,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Aji Santoso Pasang Signal Alwi Slamat Tinggalkan Persebaya?
Persebaya Kalahkan Bali United, Eri Cahyadi: Kado Ulang Tahun Surabaya!
Ripal Wahyudi, pemain berusia 22 tahun mencuri perhatian saat memutuskan untuk bergabung dengan Persebaya. Karirnya di sepakbola profesional diawali dengan bergabung ke Super Progresif Majalengka di tahun 2018. Kemudian Ripal bergabung dengan Sukabumi FC di tahun 2019.
Ia juga sempat bergabung dengan Persip Pekalongan untuk beberapa waktu, lalu hengkang dari Persip berlabuh ke Persia Pati di Liga 2 di tahun 2021. Barulah di putaran kedua di tahun 2022, Ripal diboyong ke Bhayangkara FC pada musim lalu. Di musim ini 2023/2024 berlabuh di Persebaya. [way/but]






