Jombang (beritajatim.com) – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan bahwa kunjungannya ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang dalam rangka silaturahmi. Dia datang sebagai bagian dari keluarga besar Tebuireng.
Usai ziarah ke makam keluarga besar Tebuireng, Prabowo melakukan pertemuan tertutup di rumah kasepuhan pesantren yang didirikan KH Hasyim Asy’ari pada 1899 itu. Lantas apa yang dibicarakan? “Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi. Kami tidak bicara politik,” kata Probowo di hadapan wartawan, Minggu (21/5/2023) sore.
Prabowo menegaskan bahwa hubungan dirinya dengan keluarga Tebuireng sudah terjalin lama. Oleh sebab itu kunjungannya murni silaturahmi dalam rangka mempererat kekeluargaan. “Tadi di dalam tidak membahas politik. Saya tidak minta apa-apa. Ini dalam rangka silaturahmi,” katanya menegaskan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/jokowi-sebut-2-kriteria-presiden-selanjutnya/
Pengasuh pondok pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin membenarkan pernyataan Prabowo itu. Menurutnya, hubungan keluarga Prabowo dengan keluarga besar Tebuireng sudah terjalin lama. Mulai dari orangtua Prabowo dengan KH Wahid Hasyim, lali dengan KH Yusuf Hasyim. Juga antara Prabowo Subianto dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Apakah Prabowo sempat minta doa restu untuk maju Pilpres 2024? “Tidak. Kita bicara yang umum-umum saja. Tentang silaturahmi. Kita tidak berbicara masalah politik,” pungkas Gus Kikin. [suf/kun]






