Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengakui, selama 14 tahun mengabdi untuk Kota Kediri sudah banyak dibantu oleh Muhammadiyah. Pernyataan itu disampaikannya saat acara halal bihalal bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri, pada Minggu (14/5/2023)
Dalam kegiatan halal bihalal yang diikuti keluarga besar persyarikatan Muhammadiyah dan jamaah pengajian At-Ta’awun itu, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mas Abu datang bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar.

“Masih dalam suasana bulan Syawal ini saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Kediri memohon maaf sebesar-besarnya. Apabila ada kesalahan dalam tindak-tanduk serta pelayanan yang kami berikan. Kami akan terus berevaluasi,” ujar Mas Abu.
BACA JUGA : Kejuaraan Kick Boxing Piala Wali Kota Kediri, 158 Atlet se-Jawa Timur Adu Jotos
Mas Abu mengucapkan terima kasih kepada PD Muhammadiyah karena selama telah membantu dan memberikan sumbangsih kepada Pemerintah Kota Kediri. Khususnya dalam kesehatan, perekonomian, dan pendidikan.
Banyak sekali insight yang diberikan kepada Pemerintah Kota Kediri untuk membangun Kota Kediri. Sehingga Kota Kediri meraih beberapa penghargaan. Seperti peringkat kelima Kota Paling Toleran di Indonesia dan Kota Paling Bahagia se-Indonesia.
“Terima kasih selama 14 tahun saya mengabdi untuk Kota Kediri sudah banyak dibantu. Saya mendorong Muhammadiyah untuk terus menjadi garda terdepan dalam memajukan Kota Kediri. InsyaAllah ini menjadi modal bagi Kota Kediri untuk lebih maju,” ungkap Mas Abu.
BACA JUGA : Padi Reborn dan Raisa Hibur Masyarakat Kediri
Mas Abu juga menitipkan pesan agar Muhammadiyah terus membantu Pemerintah Kota Kediri dalam memberikan ilmu agama kepada generasi penerus.
Sebab di era saat ini bekal ilmu agama menjadi hal yang sangat penting. Generasi penerus harus hidup berdampingan dengan teknologi dimana harus diimbangi dengan ilmu agama yang baik.

“Ini supaya anak-anak kita ini tidak jadi orang pintar tapi keblinger. Kita harus berikan ilmu agama. Pemerntah Kota Kediri sudah sediakan program Quran Massive saya harap Muhammadiyah juga ikut membantu,” pungkasnya.
BACA JUGA : Persik Kediri Pertahankan 2 Pemain Muda, Bagas Satrio dan Roger Bichario
Dalam kegiatan halal bihalal ini juga diisi berbagai penampilan dari PDM Kota Kediri. Seperti, kesenian bela diri Tapak Suci, kesenian rebana, kesenian angklung dan paduan suara.
Turut hadir, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Fathurrahman Kamal, Ketua PDM Kota Kediri Achmad Khoirudin, Ketua PD Aisyiyah Kota Kediri Sho’imah Budiwiyati, perwakilan Forkopimda, dan tamu undangan lainnya. [nm/ted]






