Jombang (beritajatim.com) – Dua orang pria menyatroni sebuah toko di Desa Janti Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, Selasa (9/5/2023) sekitar pukul 16.13 WIB. Mereka berpura-pura memfotokopi sebuah brosur sebanyak 10 lembar. Nah, katika karyawan lengah, salah satu pria tersebut mencuri HP (hand phone) atau telepon seluler yang ada di etalase.
Karyawan tersebut tidak sadar kalau telepon pintar miliknya berpindah tangan. Dia baru sadar ketika hendak menggunakan telepun tersebut. Dia mencari kemana-mana. Tapi ponsel tersebut tidak ada. Untuk memudahkan pencarian, pihak toko kemudian membuka rekaman kamera pengintai atau CCTV di toko tersebut.
BACA JUGA:
Dua Bocil di Jombang Curi Motor dan HP
Nah, dari rekaman tersebut diketahui, sembari menunggu hasil fotokopi 10 lembar, salah satu pria tersebut merogoh etalase, lalu mengambil ponsel yang ada di tempat tersebut. Usai mendapatkan barang curian, kedua pria itu bergegas meninggalkan lokasi dengan mengendarai sepeda motor.
“Awalnya mereka fotokopi 10 lembar. Setelah mengambil HP, mereka cepat-cepat pergi. Mereka datang dari arah utara dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter. Satu orang gendut, satu lagi kurus. Gerak-geriknya dari awal sudah mencurigakan,” ujar M Anang Ma’ruf (38), pemilik toko, Rabu (10/5/2023).

Karyawan yang ponselnya diembat maling adalah Ayuni (20), warga Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Jombang. HP tersebut merk Xiomi. Harganya Rp1,5 juta. “Rencanya kita laporkan ke polisi. Karena khawatir nomer-nomer yang ada tersebut disalahgunakan,” tambah Nurul (37), istri pemilik toko. [suf/ted]






