Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan truk nopol W 8116 QS muatan pupuk terguling di Jalan Pemuda Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto hingga menyebabkan satu korban tewas diduga karena mengalami rem blong.
Truk nopol W 8116 QS muatan pupuk dikendarai Kadi Priyani (49) warga Desa Wedani RT 2 RW 1, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Ketiga kendaraan berjalan dari arah selatan ke utara atau dari Mojosari ke Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Sampai di lokasi kejadian, truk tiba-tiba terguling ke kanan dan menimpa sepeda motor PCX nopol S 3633 NBA dan sebuah mobil Toyota Innova nopol S 1741 PK. Truk diduga terguling setelah melakukan pengereman namun gagal sehingga naik trotoar di sisi kiri jalan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/pdip-dan-ppp-akan-bertemu-minggu-lusa-teguhkan-kerjasama-partai-politik/
Sopir truk, Kadi Priyani (49) mengaku baru saja mengambil pupuk di pabrik yang ada di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. “Iya tahu (ada pertinggaan). Tak persneling sik ngelundung ae, tak rem ga kenek (saya persneling masih meluncur, saya eem tidak bisa, red),” akunya Jumat (28/4/2023).
“Kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Raya Pemuda Mojosari sekira pukul 09.45 WIB yang melibatkan satu kendaraan Innova, satu kendaraan roda dua dan truk muatan pupuk,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko.
Ketiga kendaraan berjalan dari selatan ke utara atau dari Mojosari ke Krian, Kabupaten Sidoarjo. Sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), jelas Kanit, kendaraan roda dua dan mobil Innova berhenti karena ada penyebaran kendaraan dari arah barat.
“Kendaraan yang dikemudian Kadi mengalami rem blong atau gagal rem sehingga membanting ke arah kiri. Namun karena situasi mobil Innova membanting ke arah kanan melintang sehingga truk mengalami terguling dan menimpa kendaraan roda dua,” katanya.
Korban meninggal dunia tertimpa truk. Pengakuan dari sopir truk, kecelakaan terjadi karena truk gagal rem sehingga banting setir ke kiri. Namun truk justru naik trotoar di sisi kiri jalan sehingga terguling ke timur. Sopir truk melakukan pengereman setelah ada kendaraan berhenti di depannya.
“Menurut keterangan sopir truk, ada kendaraan berhenti di depannya dan melakukan pengereman tapi tidak bisa. Untuk over muatan, kita belum melaksanakan cek untuk DO. Pengakuan sopir muat 30 ton pupuk,” ujarnya.
Korban meninggal yakni Mulyati () warga Dusun Gading RT 004 RW 001, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar dan kasus kecelakaan ini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. [tin/kun]
![Kecelakaan di Mojokerto Terjadi Diduga Truk Muatan Pupuk Alami Rem Blong Evakuasi pupuk dari truk nopol W 8116 QS muatan pupuk yang terguling di Jalan Pemuda Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG_20230428_13442748_kuLPHUBS28.jpeg)





