Surabaya (beritajatim.com) – Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya mengaku bersyukur karena sudah bisa Shalat Id di Taman Surya bersama Uminya dan mertuanya serta warga Kota Surabaya.
Bahkan, ia mengakui dalam Shalat Id kali ini sangat terasa betul rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaannya bersama warga Kota Surabaya.
“Alhamdulillah semoga dengan Shalat Id ini kita kembali fitrah, sehingga kita dapat membangun Surabaya dengan hati yang bersih dengan saling memaafkan satu dengan yang lainnya,” kata Eri Cahyadi usai sholat ied di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Sabtu (22/4/2023).
Eri Cahyadi menyebut Idulfitri sebagai momentum untuk saling memaafkan antara satu dengan yang lainnya, karena orang yang terbaik adalah orang yang bisa memaafkan kesalahan orang lain.
“Saya juga atas nama pribadi dan keluarga serta atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memohon maaf lahir batin apabila selama ini ada salah,” kata Eri Cahyadi..

Selain saling memaafkan, ia juga berharap warga Kota Surabaya untuk menghilangkan prasangka buruk, dan hilangkan rasa iri dan dengki, karena sejatinya seluruh warga Surabaya itu adalah saudara, sehingga harus saling menjaga dan menghormati serta harus saling tolong menolong dengan yang lainnya.
Ia juga berharap seluruh warga Surabaya itu bisa menjadi saudara hingga hari akhir.
“Ini waktunya kita bangkit, waktunya kita ciptakan kesejahteraan di Kota Surabaya, tentu dengan momentum Hari Raya Idul Fitri ini,” ujar Eri.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/tenaga-non-asn-pemkot-surabaya-akan-terima-gaji-ke-13/
Oleh karena itu, ia juga sangat yakin apabila seluruh warga Surabaya bisa saling memaafkan dan bisa menghilangkan rasa iri dan dengki serta menganggap semuanya saudara sampai akhir, maka Surabaya akan bisa menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghafur.
“Itulah cita-cita kita bersama dan saya yakin dengan kebersamaan ini pasti bisa diraiah,” pungkasnya.[asg/ted]






