Magetan (beritajatim.com) – Waginem, lansia yang tinggal di Desa Giripurno, Kawedanan, Magetan, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Senin (17/4/2023). Lansia 87 tahun itu tinggal dengan putranya, Wagiran (67) yang merupakan penyandang disabilitas.
Kondisi Waginem saat ditemukan sudah membusuk. Kejadian itu diketahui pertama oleh Novita Bisti (26) perangkat desa setempat yang mengantarkan bantuan karena Waginem tak datang ke balai desa saat ada pembagian bantuan. Novita langsung melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo menerangkan pada saat itu Novita yakni perangkat desa datang ke rumah korban untuk memberikan bantuan karena pada saat penerimaan bantuan korban tidak hadir ke balai desa.
“Korban tinggal bersama anaknya Wagiran yang menderita disabilitas, pelapor mencium bau busuk dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia ,tepatnya di depan pintu tengah rumah bagian depan dan kondisi jenazah korban sudah membusuk. Dengan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kawedanan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kuncahyo.
Hasil pemeriksaan dengan dokter Puskesmas Kawedanan . tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban menderita sakit menahun sejak 4 tahun yang lalu.
“Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memohon untuk tidak dilakukan otopsi (pemeriksaan dalam) dan tidak menuntut secara hukum serta telah membuat surat pernyataan. Kami telah menyerahkan jenazah korban kepada keluarga yang disaksikan oleh perangkat desa,” pungkas Kuncahyo. (fat/ted)






