Gresik (beritajatim.com) – Guna mengantisipasi kebakaran di Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik menyiagakan 188 personel. Semua personel itu disiagakan selama 24 jam mengingat saat libur lebaran resiko kasus kebakaran saat rumah ditinggal mudik cukup besar.
Sebelum disiagakan di lapangan, Kepala Dinas Damkarla Agustin Holomoan Sinaga melakukan pengecekan satu persatu personil, baju alat pelindung diri (APD) hingga mobil operasional.
Ia menambahkan, personel yang diterjunkan dalam kondisi fit dan siap bersiaga saat libur lebaran nanti. Selain pengecekan personel, APD yang digunakan untuk bertugas tidak luput dicek satu persatu.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/arus-mudik-tol-jombang-mojokerto-siapkan-stasiun-pengisian-kendaraan-listrik/
“Sewaktu kami cek semua segala peralatan untuk pemadaman maupun penyelamatan kondisinya baik,” imbuhnya, Senin (17/04/2023).
Sinaga mengatakan, selama libur lebaran pihaknya menyiagakan sebanyak 118 personil yang terbagi di tiga posko. Yakni posko Driyorejo, Posko Dukun, dan Posko Kota.
“Kami juga menyiagakan di posko mudik lebaran,” katanya.
Menurutnya, selama libur lebaran resiko kebakaran diperkirakan menjadi besar. Pasalnya, banyak rumah-rumah ditinggal oleh pemilik yang sedang mudik. Untuk itu pihaknya mengeluarkan himbauan agar sebelum mudik masyarakat diminta memastikan rumah dalam kondisi aman.
“Saat mudik pastikan arus listrik dimatikan atau dalam kondisi aman, regulator tabung gas sudah dicopot. Selanjutnya, menitipkan rumah kepada tetangga yang tidak mudik,” pungkas Sinaga. dny






