Malang (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyiagakan belasan alat berat, berupa bego, untuk antisipasi kemacetan yang ditimbulkan oleh longsor pada musim mudik lebaran 1444 H.
“Alat berat kami (BPBD; red) punya dua unit alat berat berupa bego yang nanti kami kerahkan di jalur mudik,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Sabtu (15/4/2023).
Fuad mengaku, pihaknya juga menyiagakan alat berat dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Malang, serta ada alat berat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang akan disiagakan. “Rekan-rekan di Provinsi Jatim juga siagakan alat berat di jalur utama provinsi, kemarin kami sudah koordinasi dengan provinsi,” tegasnya.
BACA JUGA:
BPBD Kabupaten Malang Mulai Antisipasi Musim Kemarau
Yaitu sudah disiapkan di wilayah Kecamatan Ngantang (jalur Malang-Kediri) dan Turen (jalur Malang-Lumajang) yang kerapkali terjadi bencana tanah longsor. “Kami juga kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, alat berat dan personelnya siap on call,” ujarnya.
Selain itu, juga alat berat Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air juga menyiagakan alat berat selama musim mudik dan balik lebaran nanti. “Di Kabupaten Malang Saja rinciannya dari BPBD ada 2 unit, PU Bina Marga 5 unit dan PU SDA minimal ada 4 unit,” beber Fuad.
BACA JUGA:
Nelayan Sendangbiru Tak Melaut, BPBD Kabupaten Malang Lakukan Kajian
Sedianya alat berat itu disebar di beberapa UPT masing masing OPD, dan ada yang disiagakan di Mako. Situasional, sewaktu waktu terjadi kemacetan akibat longsor, alat berat itu tinggal digerakkan. [yog/suf]






