Mojokerto (beritajatim.com) – Satlantas Polresta Mojokerto mulai menerapkan rekayasa lalu-lintas di sejumlah jalan protokol Kota Mojokerto. Dari pengamatan di lapangan rekayasa lalu-lintas berupa pengalihan arus satu arah sudah diterapkan di Jalan Majapahit menuju Jalan PB Sudirman.
Kebijakan rekayasa lalu-lintas ini menyusul persiapan jelang mudik dan balik Lebaran 2023. Rekayasa tersebut dilakukan berdasarkan hasil kajian terkait kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan terutama kawasan pertokoan dan pusat perbelanjaan Sanrio.
Polisi bersama Dishub dan Satpol PP telah memasang Water Warrier dan pagar pembatas jalan portable di simpang tiga Jalan Bhayangkara. Nantinya kendaraan dari arah barat (Stasiun Mojokerto) dilarang lurus ke Jalan Majapahit sehingga harus melewati Jalan PB Sudirman.
BACA JUGA:
Jelang Lebaran, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Lakukan Pemetaan Jalur
Dampak pengalihan arus itu menyebabkan penumpukan kendaraan dari Jalan PB Sudirman mengarah ke Jalan Hos Cokro Aminoto atau Pasar Tanjung Anyar. Hal ini disebabkan adanya kendaraan yang melakukan aktivitas bongkar muat sehingga memakan badan jalan.
Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, rekayasa lalu-lintas diterapkan di jalan protokol yang seringkali memicu kepadatan kendaraan. Pengalihan arus sementara diterapkan di Jalan Bhayangkara- Jalan PB Sudirman.
“Sehingga kendaraan dari arah Pos Benpas sampai simpang Sanrio itu kita buat satu jalur. Sudah kita laksanakan pengalihan arus untuk mengurangi kepadatan dan volume kendaraan terutama di jalan raya yang posisinya ada pusat perbelanjaan,” ungkapnya, Sabtu (15/4/2023).
BACA JUGA:
Mudik Lebaran 2023, Ini Tiga Jalur Alternatif di Mojokerto
Masih kata Kasat, pengalihan arus tersebut diterapkan sementara hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru pada 1 Mei 2023 mendatang. Rencananya pengalihan arus satu jalur juga akan diterapkan di Jalan Residen Pamuji kawasan Pasar Tanjung Anyar.
“Petugas kita akan mengingatkan terkait aktivitas bongkar muat jangan sampai memakan badan jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Tapi kalau volume kendaraan meningkat jalur yang mengarah ke Pasar Tanjung kita alihkan tidak boleh belok kiri tapi lurus menuju Klenteng,” katanya.
Kasat menjelaskan, di kawasan Pasar Tanjung Anyar jika volume kendaraan meningkat maka pihaknya juga akan menerapkan satu jalur dari arah Empunala. [tin/suf]
![Lebaran 2023, Ini Rekayasa Lalu-lintas di Kota Mojokerto Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230413-WA0030_Wt7pB2gy6J-1024x576.jpeg)





