Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan, mengagendakan Operasi Ketupat Semeru 2023 selama 14 hari kedepan, terhitung mulai Selasa (18/4/2023) hingga Senin (1/5/2023) mendatang.
Operasi tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan suasana nyaman serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya menyambut Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah.
Dalam operasi tersebut, Polres Pamekasan juga menggandeng dan melibatkan sejumlah instansi samping di wilayah setempat. Seperti TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), BPBD, Damkar, Satpol-PP, PMI, Pramuka, Orari, RAPI, serta sejumlah instansi lainnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
“Operasi ini kita laksanakan dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik lebaran, yakni Idulfitri 1444 Hijriah. Sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas dan pengamanan arus lalu lintas,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, Kamis (13/4/2023).
Tidak hanya pada aspek kamtibmas, tetapi sasaran lainnya juga menitikberatkan pada aspek kelancaran arus lalin. “Sasaran lainnya berupa penanganan berbagai gangguan seiring meningkatnya aktivitas masyarkat, mulai dari pencurian, miras, balapan liar dan kriminal lainya,” ungkapnya.
“Sementara untuk pengamanan lalu lintas lebih pada himbauan keselamatan selama berkendara, sehingga para pengendara dapat menghindari kecelakaan. Termasuk juga pengamanan arus lalu lintas terkait kemacetan di jalan yang rawan macet dan rawan kecelakaan,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
Tidak hanya pada aspek ketertiban dan gangguan kamtibmas, operasi tersebut juga memiliki sasaran pada pengendalian dan antisipasi bencana alam. “Seperti kita tahu, saat ini cuaca kadang tidak menentu. Sehingga juga sangat penting untuk kita antisipasi,” jelasnya.
“Guna merealisasikan hal itu, nantinya kita juga akan mendirikan pos pantau di sejumlah titik di Pamekasan. Sementara untuk Pos PAM induk akan dipusatkan di area Arek Lancor Pamekasan,” tegasnya.
Dari itu pihaknya sangat berharap peran serta dan partisipasi aktif masyarakat, guna mewujudkan suasana aman dan nyaman selama giat operasi berlangsung. “Rencananya kita juga akan memberikan himbauan melalui berbagai media, seperti radio, flyer, medsos dan lainnya,” pungkasnya. [pin/but]






