Bojonegoro (beritajatim.com) – Satlantas Polres Bojonegoro mulai memasang papan imbauan sepanjang jalur mudik lebaran. Papan peringatan itu dipasang pada titik-titik yang dianggap rawan kecelakaan maupun jalur black spot.
Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady mengungkapkan, jalur mudik lebaran 2023, pihaknya bersama instansi forum lalu lintas telah menetapkan jalur black spot dan rawan kecelakaan di wilayah Bojonegoro.
“Pemasangan rambu-rambu lalulintas di jalur rawan kecelakaan dan jalur black spot ini sifatnya imbauan dan preemtif,” ujarnya, Kamis (13/04/2023).
Sesuai dengan anatomi dan fatalitas kejadian kecelakaan lalu lintas, jalur black spot pada mudik lebaran 2023 ini ditetapkan di KM 11-12 Jalan Raya Bojonegoro-Surabaya, turut Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
“Di jalur tersebut, selama operasi ketupat 2022 terjadi kecelakaan sebanyak 37 kali kejadian,” lanjutnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/besok-jalur-bojonegoro-cepu-ditutup-sementara/
Sementara untuk jalur mudik lebaran di Kabupaten Bojonegoro yang ditetapkan sebagai jalur rawan kecelakaan yakni berada di Jalan Raya Bojonegoro-Surabaya turut Kecamatan Kapas dan Kecamatan Baureno.
Ruas jalan yang diberi tanda imbauan itu karena bergelombang dan juga berlubang. Pemasangan baliho dilakukan di Kecamatan Kapas hingga Baureno mulai dari jalan raya Desa Gampeng, Kabunan, Proliman, Kapas, Plesungan hingga Mojodeso. Sedangkan untuk jalur Bojonegoro-Nganjuk baliho imbauan dipasang di kecamatan Kalitidu. [lus/ted]






