Surabaya (beritajatim.com) – Saat ini, kita sudah memasuki akhir Ramadhan dan akan segera memasuki bulan Syawal. Setelah Ramadhan berakhir, maka umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri atau yang biasa dikenal dengan sebutan Lebaran.
Namun, kapan persisnya sidang isbat yang menentukan tanggal 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah diadakan? Berikut ini adalah penjelasannya.
Setiap tahun, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama 29 atau 30 hari tergantung pada peredaran bulan. Setelah berpuasa selama sebulan lebih, besoknya akan dirayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di Indonesia.
Hari Raya Idul Fitri dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 1 Syawal. Namun, penetapan tanggal tersebut tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat kalender Masehi saja.
Baca Juga: Kebakaran Magetan, Imbas Pindah Pertalite dari Mobil ke Drum
Untuk menetapkannya dalam kalender Hijriyah, perlu mengikuti peredaran sinodis bulan yang telah dilakukan. Terdapat dua cara menetapkan tanggal 1 setiap bulan dalam kalender Hijriyah, yaitu melalui metode rukyat atau hisab.
Kedua metode tersebut tidak bisa digunakan oleh sembarang orang, melainkan perlu pemahaman atau keahlian khusus. Di Indonesia, terdapat beragam organisasi yang melakukan metode tersebut, seperti NU dengan metode rukyat dan Muhammadiyah dengan metode hisab.
Pemerintah sebagai pihak yang berwenang tidak tinggal diam, melainkan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Kementerian Agama dalam menetapkan 1 Syawal. MUI merupakan salah satu lembaga independen yang anggotanya terdiri dari perwakilan berbagai ormas Islam di seluruh Indonesia.
Dalam menentukan tanggal Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah bersama MUI akan membentuk tim untuk melakukan perhitungan hisab dan memantau hilal di berbagai tempat di Indonesia. Kedua metode tersebut akan dijadikan patokan dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri yang akan diumumkan langsung oleh pemerintah.
Baca Juga:Sinopsis The Legend of Hercules: Pilihan Sulit Kellan Lutz Antara Memperjuangkan Bangsanya atau Cintanya
Untuk menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1444 H, kita perlu mengetahui awal Ramadhan pada tahun ini terjadi pada tanggal 23 April 2023. Biasanya, sidang isbat digelar pada tanggal 29 Ramadhan 1444 Hijriyah atau pada hari Kamis, 20 April 2023.
Jika hilal sudah terlihat pada malam tanggal tersebut, maka keesokan harinya yaitu tanggal 21 April 2023 akan ditetapkan sebagai Hari Raya Idul Fitri. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka umat Islam harus melengkapi puasa selama 30 hari dan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 22 April 2023. (ian)






