Ponorogo (beritajatim.com) – Ceruk ekonomi di bulan Ramadhan dimanfaatkan betul oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Berbagai kegiatan untuk peningkatan ekonomi terus didorong di era kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Ponorogo.
Perputaran ekonomi ditingkat akar rumput, dilakukan dengan menggelar Pasar Ramadhan di setiap desa atau kelurahan di Bumi Reog. Dengan begitu warga sekali pun yang ingin punya usaha dadakan selama bulan Ramadhan bisa memaafkan Pasar Ramadhan untuk menambah penghasilan.
Tak selesai menggelar Pasar Ramadhan di tiap desa atau kelurahan, Pemkab Ponorogo kembali menggelar Bazar Ramadhan. Bertempat di Jalan Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto, Bazar Ramadhan itu berfokus untuk membantu pemasaran produk-produk UMKM dari 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo. Yang dijual tidak melulu makanan dan minuman, namun juga hasil kreativitas pelaku UMKM Ponorogo. Tidak lupa, juga dijual berbagai kerajinan tangan yang dibuat oleh kader PKK di kabupaten yang berada sisi barat Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Sedikitnya panitia menyediakan 25 stan secara gratis untuk pejuang ekonomi kreatif mendisplay produk andalannya. Bazar Ramadhan ini, berlangsung di Jalan HOS Cokroaminoto mulai tanggal 5 hingga 19 April 2023 mendatang.
“Kegiatan ini sebagai upaya untuk menghidupkan sumbu ekonomi warga. Terutama pelaku UMKM, dengan menggelar Bazar Ramadhan,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (06/04/2023).
https://beritajatim.com/advertorialreg/ini-strategi-bupati-sugiri-sancoko-tekan-angka-stunting-di-ponorogo/
Kang Giri mengajak masyarakat untuk mensejahterakan UMKM. Yakni dengan membeli dagangannya untuk disuguhkan di meja rumahnya di saat Lebaran 2023 tiba.
“Produk UMKM dari Ponorogo bisa disuguhkan saat momen Lebaran nanti di meja-meja warga,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Lisdyarita. Adanya Bazar Ramadhan di tengah kota ini, semakin mempertegas bahwa Pemkab Ponorogo untuk mendorong dan meningkatkan kualitas display bagi pelaku UMKM. Tak hanya itu, pemkab setempat juga memberikan pengawalan dan memantau perkembangan usaha pelaku UMKM di Ponorogo.
“Kita ingin perekonomian Ponorogo meningkat. Dengan begitu UMKM Ponorogo bisa naik kelas. Produk dari Ngrayun bisa ditemui di sini (Bazar Ramadhan) dari wilayah kota juga ada. Tujuannya untuk mengenalkan peoduk dari setiap kecamatan,” ungkapnya. (ADV/End/but]






