Sumenep (beritajatim.com) – Cafe ‘Tok Patok’ milik H. Bahol di Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, terbakar.
“Kebakaran itu berawal dari dapur cafe. Yang mengetahui kebakaran itu warga yang tidur di sebelah cafe,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (03/04/2023).
Saksi Fuad saat kejadian tengah tidur di sebelah cafe yang menjual ayam goreng krispi ini. Tiba-tiba ia melihat ada api dari dapur ‘Tok Patok’. Ia pun berteriak minta tolong. Karyawan cafe bernama Fauzan pun berlari ke cafe. Ternyata api sudah membesar di bagian dapur.
Bersama warga sekitar, api berusaha dipadamkan dengan alat seadanya, sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba. Sekitar setengah jam berikutnya, api berhasil dipadamkan.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/pengadaan-batik-asn-sumenep-diklaim-rugikan-pengrajin/
“Tidak ada korban dalam musibah kebakaran itu. Namun bangunan bagian dapur yang terbuat dari kayu, ludes dilalap api. Barang- barang yang ikut terbakar diantaranya laptop, kulkas, TV, HP, perabot dapur, serta bahan baku jualan,” ungkap Widiarti.
Belum diketahui sebab pasti kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara akibat terjadinya arus pendek atau korsleting listrik. “Penyebab pasti kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas. Yang jelas kerugian dalam kebakaran itu mencapai Rp 60 juta,” terang Widiarti. [tem/but]






