Magetan (beritajatim.com) – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan/Kabupaten Magetan, puluhan pohon dilaporkan tumbang menutup jalan, menimpa rumah dan mobil sekolah pada Senin (20/03/2023) siang.
Salah satunya, pohon mangga besar tumbang menimpa mobil operasional sekolah MIN 3 pada Kelurahan Tawanganom Kecamatan/ Kabupaten Magetan hingga rusak. Angin juga menerbangkan kanopi dan genteng sekolah tersebut.
Saparudin, penjaga MIN 3 Magetan bercerita, angin bercampur hujan lebat berputar putar di sekitar sekolah sebelumnya.
“Pada saat angin kencang itu, saya masih di dalam mobil mencoba memindahkan, namun tidak sempat keburu pohon tumbang dan tertimpa bagian belakang rusak,” katanya.
BACA JUGA:
BMKG: Jawa Timur Berpotensi Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang
Saparudin mengaku dia tak terluka Saya selamat. Pun, saat kejadian tidak ada siswa karena sekolah libur. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 jutaan akibat mobil rusak, kanopi dan genteng sekolah diterbangkan angin puting beliung tersebut.
Sementara itu Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi mencatat sedikitnya ada 10 dampak angin puting beliung yang sudah dilaporkan.

“Sepuluh pohon tumbang timpa rumah dan timpa mobil. Selebihnya tutup akses jalan dan beberapa atap rumah di jalan Lombok atapnya diterbangkan angin. Pohon tumbang juga terjadi di Halaman Pendopo Surya Graha, namun tidak.menimpa bangunan,” jelas Eka.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian keseluruhan akibat angin puting beliung ini masih dalam pendataan.
BACA JUGA:
Hujan dan Angin Kencang Sapu 5 Desa di Mojokerto
Angin Kencang di Caruban Madiun, KA Gajayana Terlambat
Tembok Kantor PUPR Jombang Roboh Diterjang Angin Kencang
“Menurut ramalan BMKG, fenomena ini terjadi akibat dampak pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau ya. Biasanya terjadi hujan singkat disertai angin kencang,” pungkasnya. [fiq/but]






