Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya tercatat sudah tiga kali mengalami gol bunuh diri. Meski demikian, sang pelatih Aji Santoso tetap mengapresiasi para pemain, khususnya Riswan Lauhan dan Arif Catur saat melawan Persib Bandung, Senin kemarin (13/3/2023).
“Penampilan mereka berdua cukup bagus, gol bunuh diri ini tentu semua pemain tidak menginginkan bagaimana ia tak bisa menghalau atau bagaimana bola datang dengan cepat yang jelas kerja keras Riswan cukup bagus bermain di menit awal hingga akhir,” ungkap Aji.
Aji menyadari tentu tidak ada yang ingin ada kesalahan dalam permainan Persebaya. Apalagi sampai menghasilkan gol bunuh diri.
Riswan memang tidak mampu menahan serangan pemain Persib Bandung. Dia juga tak tahu pasti mengapa Riswan sampai tak bisa memblok serangan atau bagaimana bola datang dengan cepat.
Baca Juga:
Sempat Unggul, Persebaya Hanya Tuai Hasil Imbang dari Persib
Pelatih asal Kepanjen, Malang ini mengungkapkan Persebaya memang bermain cukup tenang di babak pertama. Dia mengaku sudah memberikan arahan namun hal itu kembali kepada pemain dalam menjalankan instruksinya.
“Saya sudah memberikan intruksi bagaimana mempertahankan serangan lawan, harusnya para pemain lebih agresif dan aktif,” ungkap Aji.
Mantan Pelatih Persela Lamongan ini harus memperbaiki pola permainan, berangkat dari pengalaman beberapa pertandingan yang sudah berjalan. Khususnya saat melawan Persib Bandung, kemenangan sudah di depan mata namun hilang dalam sekejap akibat kesalahan pemain.
Baca Juga:
Persebaya Unggul 2-0 Atas Persib Bandung di Babak Pertama
“Padahal kemenangan ini sudah di depan mata namun hilang padahal jika menang, ini memperbaiki mental dan perfoma pemain meningkat,” imbuhnya.
Skuad Bajul Ijo diketahui sudah tiga kali melakukan kesalahan gol bunuh diri selama putaran kedua BRI Liga 1. Pertama dilakukan Rizki Ridho saat pertandingan Persebaya melawan Bali United.
Kesalahan kedua dilakukan Alwi Slamar saat pertandingan melawan PSM Makasar. Terakhir dilakukan Riswan Lauhan saat pertandingan melawan Persib Bandung. [way/beq]






