Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Boboh Menganti Gresik Sabtu kemarin (4/3). Imbas kejadian itu, pengendara motor atas nama Zulistiawati (47) warga asal Perumahan Cerme Indah Blok AD nomor 9 Gresik, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat terlindas truk trailer.
Berdasarkan data dari Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Kejadian yang merenggut nyawa tersebut bermula korban (Zulistiawati) mengendarai motor Yamaha Mio W 6449 CQ. Korban saat itu berjalan dari arah barat ke selatan dengan kecepatan sedang.
Saat melintas di Jalan Raya Boboh Menganti Gresik. Korban bermaksud mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka jalan, dan membentur bagian depan motor Honda CRF W 4893 EJ yang dikendarai Fitriyan Medi Pratama warga asal Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Gresik.
Usai bertabrakan karena berlawanan arah, korban terjatuh ke kiri lalu membentur bagian samping kendaraan truk trailer B 9044 SEI yang dikemudikan Jarot Hadi Sapuan (56) asal Keling, Kabupaten Jepara. Korban meninggal dunia di TKP. Sementara pengendara motor atas nama Fitriyan Medi Pratama hanya mengalami luka-luka.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji menuturkan, penyebab kecelakaan ini berdasarkan olah TKP korban terlalu mengambil haluan ke kanan dan memakan marka jalan. Sehingga, bertabrakan dengan pengendara motor yang berlawanan arah.
“Korban terjatuh di samping kiri truk trailer bersamaan itu, tubuh dan motor yang dikendarainya terlindas truk trailer,” tuturnya, Minggu (5/03/2023).
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
Perwira pertama Polri itu mengatakan, terkait dengan kecelakaan itu pihaknya juga telah memeriksa pengemudi truk trailer yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Pengemudi truk trailer sudah kami mintai keterangan. Agar kejadian ini tidak terulang lagi. Dirinya menghimbau kepada pengguna jalan tetap berhati-hati dan waspada serta mematuhi peraturan rambu-rambu lalu lintas di jalan,” katanya. [dny/but]






