Tuban (beritajatim.com) – Tiga hari yang lalu, proyek revitalisasi Alun-alun Tuban sudah rampung dan bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Namun belum ada sepekan, lampu taman di Alun-alun Tuban rusak. Sekeliling juga banyaknya sampah berserakan.
Proyek pembangunan Alun-alun Tuban oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp 1,9 miliar itu hingga kini belum dibuka secara resmi. Meski begitu, Alun-alun Tuban sudah dibuka untuk publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Tuban, Arif Handoyo mengaku belum tahu jadwal peresmian Alun-alun.
“Belum ada rencana untuk peresmian termasuk kapan rencana itu,” ucap Arif Handoyo, Jumat (03/03/2023).

Arif sapaannya menjelaskan, terkait dengan perusakan lampu taman Alun-alun Tuban serta banyaknya sampah, Pemkab Tuban sudah mengerahkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan.
“Nanti akan kita lihat bagaimana perkembangannya,” kata Arif.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tuban”]
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban Gunadi mengatakan bahwa Alun-alun Tuban termasuk dalam pengawasan pihaknya. Pengawasan tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan OPD terkait sesuai bidangnya termasuk persoalan sampah dan kerusakan.
“Insya Allah kondisinya kondusif, masih dalam tahapan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga harapannya bisa lebih tertib, aman dan nyaman,” kata Gunadi.
Sebagai informasi, petugas Satpol PP Tuban melakukan pengawasan serta pengecekan area-area yang rawan terjadi perusakan. Petugas juga memberi edukasi kepada pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya. [ayu/but]






