Jember (beritajatim.com) – Charles Meikyansah, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jember dan Lumajang, menilai Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman dinilai sudah berhasil memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur selama dua tahun ini.
“Saya melihat upaya dan kerja keras bupati dan wakil bupati bersama Forkopimda harus diberikan apresiasi sebaik-baiknya. Pembangunan infrastruktur, pembangunan masyarakat, baik bersifat sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan berjalan,” kata Charles, ditulis Senin (27/2/2023).
“Saya melihat upaya-upaya yang dilakukan Haji Hendy dan Gus Firjaun masih on the track. Saya berharap ini terus dilakukan dan berbicara banyak dengan komponen, baik Forkopimda maupun unsur masyarakat yang ada seperti NU, Muhammadiyah, lembaga-lembaga pendidikan. Kita tahu di sini ada Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah, Universitas Islam Jember, dan lain-lain,” kata Charles.
Sebagai anggota DPR RI, Charles menyarankan kepada Hendy dan Firjaun untuk menjelaskan secara terbuka perjalanan kepemimpinan di Jember selama dua tahun ini. “Harus ada upaya untuk menyampaikan kepada masyarakat secara utuh apa yang sudah dicapai. Begitu juga apa yang masih kurang, disampaikan kepada masyarakat,” katanya.
“Kenapa? Jangan sampai masyarakat merasa tidak ada yang berbeda antara (kepemimpinan) yang sekarang dengan yang sebelumnya. Jadi keberhasilan maupun kekurangan mari disampaikan dengan baik,” kata Charles.
Penyampaian soal capaian dan kegagalan selama dua tahun ini secara terbuka dipercaya Charles akan memunculkan kepercayaan dari publik. “Khususnya dari mereka yang belum jadi pendukung maupun masyarakat Jember secara umum,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-jember”]
Hendy dan Firjaun dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Jember oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021. Mereka terpilih setelah memenangi pemilihan kepala daerah yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020.
Duet yang diusung Partai Gerindra, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat ini memperoleh dukungan 489.794 suara (46,60 persen).
Mereka mengalahkan pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdussalam-Ifan Ariadna yang mendapatkan 232.648 suara (22,13 persen). [wir/but]






