Sidoarjo (beritajatim.com) – Seorang karyawan pabrik plastik PT Cahaya Sakti Lestari di Dusun Besuk Desa Sambungrejo Kecamatan Sukodono Sidoarjo, ditemukan meninggal di kamar pabrik sekira pukul 17.00 WIB Rabu (23/2/2023).
Karyawan yang meninggal bernama R (25) warga Dusun Semambung Desa sambungrejo Kecamatan Sukodono. Korban meninggal dugaan akibat kondisinya drop usai pesta miras lanjutan bersama tiga temannya di dalam pabrik. Belum diketahui secara jelas miras yang tenggak korban bersama tiga temannya tersebut.
Semula, teman dan karyawan lainnya menduga korban tidur di kamar pabrik. Setelah dibangunkan, korban tak menjawab dan denyut nadinya sudah berhenti alias sudah meninggal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Selasa (22/2/2023) korban datang dan masuk shift sore di pabrik. Saat tiba di pabrik, korban sudah bau alkohol seperti habis minum dan terlihat mabuk.
Saat masuk ke pabrik sore itu, di dalam pabrik, korban bersama tiga temannya lanjut minum lagi di sebuah kamar dalam pabrik hingga malam.
“Malamnya, korban mabuk dan tidur sendirian dalam kamar pabrik. Tiga teman korban lanjut kerja dan pulang usai jam kerja selesai,” ucap sumber di lokasi.
BACA JUGA: 2 Warga Sidoarjo Tewas, Diduga Minum Alkohol Dioplos Teh Manis
Rabu (23/2/2023), korban terlihat seperti masih tidur pulas dalam kamar tempat pesta miras. Banyak juga teman korban yang mengira korban mabuknya berat hingga tak sadarkan diri.
“Persis jam masuk kerja shift sore tiba, korban dibangunkan oleh teman korban, namun diam saja. Setelah diperiksa bersama banyak teman, nyawa korban sudah meregang,” ungkapnya.
Lanjut sumber, teman-teman korban tidak mengetahui secara pasti jam meninggalnya korban, karena saat mabuk, korban tak sadar diri hingga seperti tertidur dan menginap di kamar pabrik.
Petugas yang tiba dilokasi dan melakukan olah TKP, masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Masih olah TKP dan penyebab kematian korban, masih dalam penyelidikan,” terang salah satu anggota polisi dari Polres Sidoarjo.
[berita-terkait number=”2″ tag=”pesta-miras”]
Setelah Tim Ident dan Inavis melakukan olah TKP, jenazah korban mengevakuasi dan dibawa RS Bhayangkara untuk di visum.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo belum menjawab atau memberikan statemen resmi soak penyebab kematian korban tersebut. (isa/ted)






