Mojokerto (beritajatim.com) – Pemotor asal Kediri meninggal terlindas truk usai bersenggolan di Jalan Raya Dusun Pecarikan, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Insiden nahas ini berlangsung pada Senin dini hari (13/2/2023) sekitar pukul 03.15 WIB.
Awalnya, korban mengendarai sepeda motor dari selatan ke utara bersama pemotor lainnya. Sampai di lokasi kejadian, diduga korban bersenggolan dengan pengendara sepeda motor tersebut.
Keduanya terjatuh ke kanan. Namun nahas, korban atas nama Suep Anju (39), warga Dusun Batan RT 08 RW 4, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri terlindas truk dari arah berlawanan hingga meninggal di lokasi kejadian.
Sementara seorang pengendara motor yang membawa ronjot berisi tahu mengalami cedera dan oleh warga dievakuasi ke puskesmas terdekat. Petugas dari Satlantas Polresta Mojokerto yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP.
Dengan menggunakan mobil ambulance PMI Kabupaten Mojokerto, petugas mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Kejadian kecelakaan tersebut ditanggani oleh Unit Laka Lantas Polresta Kota.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Mojokerto”]
Salah satu warga, Dian Ardiansyah mengatakan, jika sekira pukul 03.15 WIB terdengar suara tabrakan di Jalan Pecarikan.
“Ada suara kejadian kecelakan, saya kemudian keluar. Kata warga ada truknya, kemudian saya kejar sampai di sekolahan. Ada motor dua dari arah Kota Mojokerto, truk dari arah utara,” tuturnya.
“Kami tadi dihubungi warga bahwa terjadi kecelakaan di Raya Pecarikan Jetis antara dua motor dengan truk. Untuk korban, yang satu mengalami luka dirujuk ke Puskesmas Jetis,” ungkap salah satu tim ambulans PMI Kabupaten Mojokerto, Yermianti Tyas Pradani.
Sementara satu korban lainnya, lanjut Tyas, mengalami luka parah pada bagian kepala dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban ke kamar jenazah rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam menjelaskan, jika kecelakan melibatkan dua kendaraan sepeda motor dan sebuah mobil barang Tronton Dropside. “Korban mengendarai sepeda motor Satria FU nopol S 3901 Z berjalan dari arah berjalan dari arah selatan kearah utara dengan kecepatan tinggi,” jelasnya.
Diduga korban saat berkendara kurang kosentrasi terhadap situasi didepannya. Sampai di lokasi kejadian, korban menabrak sepeda motor Honda Supra 125 nopol W 5728 NDR yang dikendarai oleh Astad (45) warga Dusun Badas RT 04 RW 01, Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
“Korban menabrak sepeda motor Honda Supra 125 nopol W 5728 NDR yang ada didepannya. Korban kemudian terpental dan terjatuh di badan jalan sebelah timur dan terlindas kendaraan mobil barang Tronton Dropside nopol W 9221 UG yang dikemudikan oleh Gunarno yang berjalan dari berlawanan,” tegasnya.
Korban terlindas truk yang dikemudikan Gunarno (38), warga Kapten Dulasim 13/4 Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Korban mengalami luka serius pada kepala, tegas Kasi Humas, korban meninggal dunia di TKP. [tin/beq]






