Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri memastikan pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Brawijaya Kediri, pada Sabtu (4/2/2023) besok bakal didampingi suporternya.
Namun demikian, Panpel Persik Kediri menyatakan, pertandingan pekan ke-22 itu hanya menjual tiket 50 prsen dari kapasitas stadion Brawijaya Kediri dan tanpa suporter tim tamu.
Ini membawa angin segar tersendiri bagi Persik Kediri, sebab dalam laga home pekan ke-20 mereka tanpa didampingi suporter fanatiknya Persik Mania.
“Kita bersyukur surat rekomendasi dari Polres Kota Kediri sudah turun, begitu juga administrasi lainnya ke Polda Jatim ataupun Mabes Pusat juga tengah berjalan,” ujar Ketua LOC Persik Kediri, Randy Nindito, Rabu (1/2/2023) sore.
Semua perizinan, imbuh Randy berjalan lancar dan menjamu PSIS Semarang (4/2/2023) nanti kita sudah boleh menggelar pertandingan dengan dihadiri penonton.
“Walau memang untuk saat ini sesuai rekomendasi baru diperbolehkan 50 persen dari kapasitas Stadion Brawijaya, jadi boleh dihadiri sekitar 6 ribu penonton nantinya,” imbuh Randy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Persik-Kediri”]
Menurutnya, hingga saat ini pihak terus melakukan sejumlah perbaikan sesuai dengan hasil assessment yang dilakukan bersama dengan pihak kepolisian.
“Kita terus mengejar beberapa catatan hasil assessment, seperti perbaikan dan penguatan pagar, lalu juga pencatatan bangku penonton di tribun agar terdeteksi jumlah penonton yang hadir, kemudian panpel juga telah mamasang CCTV di area stadion,” jelasnya.
Pencatatan di tribun sendiri diakuinya juga sudah dilakukan beberapa stadon lainnya di tanah air seperti stadion Pamekaasan Madura dan Segiri Samarinda.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rekomendasi pihak kepolisian, laga ini juga tidak akan dihadiri suporter tim tamu.
“Kita telah bersurat resmi ke pihak PT LIB selaku operator kompetisi dan juga ke tim PSIS Semarang terkait rekomendasi pihak kepolisian yang melarang kehadiran suporter tim tamu, bukan karena hubungan yang kurang baik antara kedua klub namun memang ini merupakan laga pertama dengan penonton di Kediri dan secara bertahap akan terus kita lakukan perbaikan agar rekomendasi kedepan akan jauh lebih baik lagi,” bebernya.
Randy juga menyebut bahwa penjualan tiket sendiri sudah dimulai sejak Rabu (1/2/2023) siang dan 100 persen dilakukan secara online.
“Untuk kategori ekonomi sudah dialokasikan untuk para suporter dan silahkan berhubungan dengan Aliansi Suporter Kediri untuk pembeliannya. Sedangkan untuk kategori tribun Utama A/B tetap kita jual untuk umum dan bisa dibeli melalui loket.com,” terangnya.
“Kami juga menghimbau agar para penonton nantinya dapat hadir lebih awal karena pintu stadion sudah kita buka sejak pukul 14.00 WIB guna menghindari adanya penumpukan di pintu masuk jelang kick off pukul 16.00 WIB sore nantinya,” pungkasnya. [nm/but]






