Gresik (beritajatim.com) – Klub liga 2 Gresik United bersama 15 klub lainnya bersikukuh agar kompetisi liga 2 tetap dilanjutkan. Hal ini disampaikan saat pertemuan klub yang diwadahi PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta, kemarin (24/1/2023).
Manager Operasional Gresik United, Thoriqi Fajrin menuturkan, ada 15 klub lainnya yang setuju liga 2 dilanjutkan. Klub yang dimaksud itu antara lain Gresik United, Bekasi City FC, Persela, Persiba, Persijap, Persipal Palu, Persipura, Sulut United, Semen Padang, PSIM, PSMS, PSCS, Karo United, Persewar, dan Nusantara United.
“Kami mengikuti 15 klub yang setuju liga 2 dilanjutkan sampai selesai,” ujar Thoriqi Fajrin, Rabu (25/01/2023).
Sebelumnya, pertemuan klub liga 2 yang diwadahi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) penuh dinamika dan sempat deadlock. Rapat yang digelar sejak sore hari berakhir hingga malam hari. Hasilnya, 15 klub setuju liga 2 dilanjutkan, 9 tim tidak setuju lanjut.
Sembilan klub yang tidak setuju terdiri dari Deltras FC, Kalteng Putra, Persekat Tegal, PSPS Riau, Persipa Pati, Persikab Kabupaten Bandung, PSDS, PSKC Cimahi, dan Putra Delta Sidoarjo (PSSI). Sementara 3 klub tidak memilih opsi yakni PSBS Biak, Sriwijaya FC, dan Persiraja Banda Aceh.
“Gresik United memilih opsi kompetisi liga 2 diteruskan bersama 15 klub lainnya. Ini harga mati bagi kami,” ungkap Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”liga-2″]
Kendati demikian, dirinya menghormati keputusan kelanjutan liga 2 segera diputuskan di Kongres Luar Biasa (KLB) oleh pengurus PSSI yang baru.
“Intinya selaku perwakilan dari klub Gresik United kami menunggu hasil kongres PSSI yang digelar pada 16 Februari 2023,” tuturnya.
Seperti diketahui, KLB PSSI digelar untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota exco periode 2023-2027. Pengurus yang baru itu menyiapkan beberapa rekomendasi dari klub terkait kelanjutan liga 2. [dny/but]






