Blitar (beritajatim.com) – Pemain Timnas U-16 Riski Afrizal akan memperkuat tim sepak bola Kota Blitar di ajang Porprov Jatim 2023 mendatang. Hal ini diungkapkan Riski setelah dirinya secara resmi mendaftar sebagai calon pemain sepak bola Kota Blitar untuk Porprov Jawa Timur 2023.
Meski berstatus pemain timnas, namun Riski tidak serta merta lolos begitu saja. Pemain berusia 17 tahun tersebut tetap diwajibkan untuk mengikuti seleksi seperti pemain yang lain.
Meski demikian, Riski yakin bisa lolos dari tahap seleksi dan memperkuat tim sepak bola Kota Blitar di Porprov Jatim. Dirinya pun mengusung misi tinggi yakni membawa tim sepak bola Kota Blitar meraih medali emas. “Ya tentunya harapan saya sendiri Kota Blitar bisa menjuarai Porprov dan membawa Kota Blitar memperoleh emas,” katanya kepada beritajatim.com, Minggu (22/01/23).
[berita-terkait number=”5″ tag=”porprov”]
Afrizal mengaku terpanggil untuk memperkuat tim sepak bola Kota Blitar, setelah dirinya merasa berhutang budi dengan Askot PSSI Kota Blitar yang telah mendidiknya hingga masuk ke Timnas U-16. Afrizal pun berjanji akan memberikan yang terbaik untuk tim sepak bola Kota Blitar. “Saya ingin membalas budi Kota Blitar, dan saya merasa bisa masuk timnas karena Kota Blitar,” imbuhnya.
Sementara itu, Askot PSSI Kota Blitar menyambut baik pendaftaran Riski. Pendaftaran ini akan memperkaya pilihan pelatih untuk menentukan pemain yang cocok dan siap dibawa ke ajang Porprov Jatim 2023 mendatang. “Rata-rata yang pernah ikut di PSSI atau PSBK U-15 atau U-13 dan disaat ini sudah berusia 18 tahun ikut semua, ya tadi termasuk mas Afrizal,” kata Yudi Meira, Ketua PSSI Askot Blitar.
Sejauh ini sudah ada 37 pemain bola yang mendaftar untuk mengikuti seleksi tim sepak bola Kota Blitar di ajang Porprov Jatim tahun 2023 mendatang. Puluhan pemain tersebut akan diseleksi selama 2 hari untuk menentukan pemain yang paling siap dan cocok dengan skema pelatih.
Riski Afrizal pun termasuk ke dalam 37 pemain yang bakal mengikuti seleksi tersebut. Meski berstatus pemain timnas, PSSI Kota Blitar tetap memberlakukan Riski layaknya pemain yang lain. Hal itu dilakukan demi memberikan rasa keadilan antar pemain.
PSSI Kota Blitar sendiri telah membentuk jajaran manajemen dan kepelatihan tim untuk persiapan Porprov Jatim 2023. Pembentukan ini sudah dilakukan PSSI Kota Blitar beberapa pekan lalu. PSSI Kota Blitar menunjuk Agus sebagai pelatih kepala dibantu Novan Eko dan Edi Hariyanto. “Ada 37 pemain kebetulan hari ini belum semuanya kami memaklumi tapi besok masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi,” imbuhnya.
Nantinya PSSI Kota Blitar akan melakukan penyaringan untuk memperoleh 25 pemain terbaik. PSSI Kota Blitar sengaja mempersiapkan kerangka tim untuk Porprov Jatim lebih awal agar langkah tim Kota Blitar bisa lebih jauh lagi. Pada Porprov Jatim tahun lalu, Tim Kota Blitar hanya mampu melaju hingga babak 8 besar.
Kini, dengan berbagai kesiapan tersebut PSSI Kota Blitar mengusung target tinggi yakni mampu melaju hingga semifinal bahkan sampai final. PSSI Kota Blitar optimis dengan berbagai persiapan tersebut target yang telah ditentukan itu bisa dicapai.
“Kami maksimalkan 25 pemain, 3 penjaga gawang dan 22 pemain. Kalau kemarin kami gagal di 8 besar, kami targetkan besok harus sampai semifinal,” pungkas Ketua Askot PSSI Kota Blitar.
Patut dinanti seberapa besar kontribusi dari pemain Timnas U-16 Riski Afrizal bagi tim sepak bola Kota Blitar di ajang Porprov Jatim tahun ini. Apakah pemain 17 tahun tersebut mampu membawa tim sepak bola Kota Blitar meraih emas, hanya waktu yang menjawab itu semua. (owi/kun)






