Bojonegoro (beritajatim.com) – Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengunjungi Proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/01/2023).
Dalam kunjungan itu, dipimpin oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Mirza Mahendra. Mirza memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih tim PEPC Zona 12 sehingga tahun lalu dapat mencapai Gas on Stream (GoS) dengan aman.
Pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada JTB hingga proyek tersebut menuju fase operasi dan produksi full capacity. “Alhamdulillah proses sampai akhir tahun 2022 PEPC tidak ada kejadian yang terkait dengan keselamatan kerja. Ini apresiasi kami,” ujarnya.
Kunjungan Ditjen Migas Kementerian ESDM itu diterima Pjs General Manager Gas Project JTB Agung Prabowo dengan didampingi jajaran manajemen dari PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 yang mengelola JTB.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pertamina”]
Menurut Agung, keberhasilan JTB saat ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak dalam pekerjaannya. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari bapak-bapak, ini merupakan bentuk support kepada Jambaran Tiung Biru sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN),” ungkapnya.
JTB terus berkomitmen untuk mencapai jam kerja selamat dan mendapatkan Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha 1 tahun 2022 dari Kementrian ESDM. Sementara saat ini produksi sales gas dari JTB sekitar 40 persen atau sekitar 70 – 75 MMSCFD dan terus dalam proses peningkatan kapasitas.
Sementara dalam kunjungan kali ini rombongan berkesempatan melakukan site visit di sekitar Gas Processing Facility (GPF) dengan menggunakan kendaraan roda empat. Diharapkan seluruh kegiatan di hulu migas dilakukan secara aman, andal, dan tidak ada gangguan yang dapat memengaruhi produksi migas. [lus/kun]






