Surabaya (beritajatim.com) – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Febriyanto Firman Wijaya menilai jika peristiwa qoriah disawer sebagai tindakan yang jauh dari adab seorang muslim.
Video yang viral di media sosial berisi disawernya seorang wanita yang tengah melantunkan ayat-ayat Al-Quran oleh sejumlah jemaah dinilai Ryan tak memiliki adab.
Dosen UM Surabaya ini menyebut, jika memang niat para jemaah ingin memberikan hadiah kepada wanita tersebut, maka sepatutnya diberikan setelah selesai acara.
“Jika memang itu termasuk acara besar seharusnya panitia wajib membuat peraturan acara agar tidak naik ke panggung sebagaimana adab seorang jamaah yang sedang mendengarkan lantunan Al-Quran,” kata Ryan, Selasa (10/01/2023).
Ryan menyampaikan, seorang muslim ketika mendengarkan lantunan ayat Al-Quran sepatutnya berdiam diri. “Jangan berbicara atau menyibukkan diri dengan hal lain, agar kalian mendapatkan rahmat Allah,” ujarnya menjelaskan surah Al-Araf ayat 204.
Selanjutnya, yakni tidak boleh membuat kegaduhan. “Allah SWT secara tegas mengutuk mereka dan akan menimpakan azab yang berat bagi orang-orang kafir, dan di akhirat kami akan membalas mereka dengan balasan yang lebih buruk dari dosa yang mereka perbuat,” paparnya.
Selain itu, seperti yang dijelaskan dalam surah Al-Muminun ayat 68, seorang muslim, kata dia, harus memahami makna ayat yang didengarkan. “Memperhatikan perkataan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah dengan cara merenung, memahami, menghayati, dan mengamalkannya,” jelasnya.
Kemudian, merasa bertambah keimanan saat mendengarnya. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal,” tutur Ryan menjelaskan surah Al-Anfal ayat 2.
[berita-terkait number=”4″ tag=”universitas-muhammadiyah-surabaya”]
Terakhir, lanjut Ryan, akan diberikan kebaikan yang berlipat ganda, seperti yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW. ‘Barangsiapa menyimak satu ayat dari kitab Allah, maka akan ditulis baginya kebaikan yang berlipat ganda, dan barangsiapa yang membacanya maka baginya cahaya di hari kiamat’.
Perlu diketahui, media sosial dihebohkan dengan video yang menampilkan Ustadzah Nadia Hawasyi disawer saat peringatan Maulid Nabi pada 20 Oktober 2022 silam. Diduga, peristiwa itu terjadi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Mirisnya, saat melantunkan ayat-ayat Al-Quran, Ustadzah Nadia malah disawer oleh sejumlah jemaah. (ipl/ted)






