Lamongan (beritajatim.com) – Selain menggelar laga uji coba, Persela Lamongan juga melakukan sejumlah persiapan lainnya untuk menyambut bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2022-2023. Salah satunya dengan mengincar beberapa pemain untuk melengkapi skuadnya.
Hal tersebut dibuktikan oleh manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dalam bursa transfer pemain. Pihak manajemen mengaku, setidaknya ada 5 pemain baru yang telah masuk target incarannya, guna memperkuat lini tim.
Namun, Manager Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal saat dikonfirmasi tampak enggan menyebut siapa kelima pemain baru yang telah masuk daftar incarannya. Ia hanya berkata, pemain-pemain yang diinginkannya adalah pemain yang cukup mengantongi pengalaman di kompetisi Liga 1.
“Dengan bergabungnya pelatih baru, pasti akan ada evaluasi seperti itu. Mungkin ada beberapa pemain incaran juga untuk melengkapi kebutuhan tim dan pelatih baru,” ujar Fariz, saat dikonfirmasi, Sabtu (7/1/2023).
Kendati sudah memiliki target dan sempat melakukan komunikasi dengan pemain yang dimaksud, Fariz menegaskan bahwa pihaknya masih harus menunggu putaran pertama liga 2 selesai. Dengan demikian, kepastian untuk memboyong pemain itu dapat dipastikan.
“Ya, beberapa sudah kita bidik, sudah komunikasi juga. Cuma untuk bursa transfer kita menunggu putaran pertama selesai,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Persela telah menjalani laga ujicoba untuk mempertajam gaya permainan anak-anak didiknya. Pada Rabu (28/12/2022) lalu, Persela berhasil menang telak 10-0 atas tim amatir asal Kabupaten Bojonegoro, PSP Purwosari, dalam laga uji coba perdananya di Stadion Surajaya, Lamongan.
Seiring berjalannya waktu, Persela Lamongan berencana mencari lawan selevel di laga uji coba selanjutnya. Hal itu dilakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan para pemain Persela Lamongan.
Meski dari ujicoba perdananya permainan Persela Lamongan sangat mendominasi, namun menurut Budiardjo Thalib, masih banyak lini yang harus dibenahi, khususnya dari segi ketahanan fisik pemain yang masih terlihat lemah dan ketimpangan kualitas pemain utama dengan pelapis.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela”]
Tak kalah pentingnya, lantaran hingga kini belum ada kabar lanjutan terkait kepastian kick off untuk Liga 2, Budiardjo Thalib pun mengaku cemas. Ia menilai, hal ini bakal berimbas pada program latihan tim yang telah disusun.
Atas kondisi ini, pelatih berusia 52 tahun itu berharap, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi bisa segera memberikan kepastian tanggal kick off lanjutan Liga 2 musim 2022/2023.
Sementara berdasarkan catatan beritajatim.com, pada pertengahan Desember lalu PT. LIB telah menggelar pertemuan dengan para petinggi klub kontestan Liga 2, di Jakarta. Kala itu, PT. LIB merencanakan bahwa Liga 2 bakal digulirkan kembali pada 14 Januari 2023. Meski begitu, PT. LIB juga tak bisa menjamin jika rencana itu sewaktu-waktu mundur. [riq/but]






