Malang (beritajatim.com) – Berdasarkan analisis kondisi iklim sejumlah wilayah, Jawa Timur (Jatim) saat ini berada pada puncak musim hujan. Termasuk salah satunya terjadi di zonasi Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu).
Hal tersebut diketahui setelah memperhatikan kondisi dinamika atmosfer di Jatim masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem pada sejumlah wilayah dalam sepekan ke depan.
Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan menjelaskan, ada pola tekanan rendah l Ex-TC Ellie di Australia bagian Utara yang mengakibatkan terbentuknya konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Pulau Jawa.
“Maka perlu diwaspadai peningkatan kecepatan angin yang dapat mencapai >20 knot (40 km/jam) dari pagi hingga sore hari di seluruh wilayah Jawa Timur. Selain itu potensi cuaca ekstrem yang disebabkan oleh aktifnya La Nina, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin beberapa wilayah di Jawa Timur,” ujar Taufiq.
Patut diwaspadai pula potensi terjadi bencana hidrometeorologi atau genangan air, banjir, banjir bandang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi. Imbauan tersebut berlaku untuk periode 2-8 Januari 2023.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Malang”]
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap dampak bencana dan selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website kami di www.juanda.jatim.bmkg.go.id/radar,” jelasnya.
Selain itu, informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 hingga 3 jam ke depan yang selalu dibagikan melalui website www.juanda.jatim.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0895800300011.
Selain Malang Raya, wilayah lain yang juga patut waspada cuaca ekstrem yaitu Kabupaten Blitar, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tulungagung, Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kababupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Ponorogo, Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Jember, dan Kota dan Kabupaten Pasuruan. [dan/beq]






