Sumenep (beritajatim.com) – Sejumlah penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep akibat cuaca ekstrem mulai jatuh sakit.
“Dari hasil pemeriksaan kesehatan tim medis Puskesmas Kalianget yang rutin melakukan pemeriksaan di Pelabuhan, ada 6 orang yang sakit,” kata Plt Camat Kalianget, Hakiki Maulana Firmansyah, Rabu (04/01/2023).
Rata-rata para penumpang yang sakit itu mengalami demam, batuk dan flu. Tetapi, seluruh penumpang kapal yang sakit telah mendapatkan penanganan medis.
“Sakitnya sebagian besar flu, batuk. Rata-rata penyakit ringan. Tidak ada yang mengalami sakit serius. Semua yang sakit sudah diberi obat oleh tim medis,” ujar Hakiki.
Ia menambahkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin pada para penumpang yang masih tertahan, saat ini pihaknya juga menyediakan dua lokasi baru untuk penampungan sementara.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Sumenep”]
“Selain di kantor Pelindo III yang selama ini digunakan, penampungan sementara yang bisa dimanfaatkan oleh para penumpang kapal di antaranya rumah dinas dan aula Kantor Kecamatan Kalianget,” terang Hakiki.
Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap nasib para penumpang yang tertahan, mereka mendapatkan bantuan berupa nasi sehari tiga kali.
Selain itu, Polres Sumenep, Dinas Sosial, BPBD, dan KSOP Kalianget, juga telah memberikan bantuan berupa velbed (tempat tidur lipat), kasur dan tikar gulung, bantal, dan selimut. [tem/beq]







