Malang (beritajatim.com) – Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 tak sesemarak tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 melanda. Terutama di tempat wisata di kawasan Kabupaten Malang, seperti Pantai Malang Selatan.
Sejumlah pantai di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) sepi. Jumlah wisatawan menurun drastis.
Hal itu berbanding terbalik dibandingkan tahun sebelumnya yang selalu diserbu ribuan wisatawan dari berbagai Kota di Jawa Timur.
Dirut Perumda Jasa Yasa Husnul Hakim Syadad selaku pengelola Pantai Balekambang membenarkan hal ini. Kata Husnul, penurunan wisatawan hingga 70 persen.
“Dulu malam pergantian Tahun Baru, pengunjung yang datang bisa mencapai 3.500 sampai 4.000 pengunjung. Kemarin kurang dari 2.000 pengunjung saja,” ungkap Husnul, Senin (2/1/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”malang”]
Tepat pada 1 Januari, kata Husnul, jumlah pengunjung juga sepi. Wisatawan yang datang ke pantai di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini tidaklah ramai.
Salah satu penyebab penurunan wisatawan di Pantai Malang Selatan ini, karena pengaruh imbauan BMKG. Sebelumnya ada imbauan supaya masyarakat menjauhi tempat wisata pantai karena cuaca ekstrem dan gelombang laut yang tinggi.
“Selain imbauan itu, salah satunya juga dari infrastruktur jalan menuju tempat wisata. Kondisi jalan masih belum mulus, ada beberapa titik yang kondisinya rusak,” pungkas Husnul. [yog/beq]






