Gresik (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik mengevakuasi keberadaan sarang tawon vespa di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik. Keberadaan sarang tersebut, sangat mengganggu aktivitas warga. Pasalnya, letaknya berdekatan dengan pemukiman warga.
Kepala Dinas Damkarla Gresik, AH.Sinaga mengatakan, sebelum dievakuasi. Anggota yang sedang berjaga di posko menerima laporan dari warga adanya sarang tawon vespa yang meresahkan warga.
“Selain mengganggu, tawon vespa bisa mematikan. Sebab, sengatannya sangat berbahaya bisa mengakibatkan korban meninggal dunia bila tidak segera ditangani,” katanya, Senin (2/01/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”sarang-tawon”]
Masih menurut Sinaga, ada empat personel yang ditugaskan untuk mengevakuasi sarang tawon vespa. Sebelum dipindah petugas dilengkapi dengan alat perlengkapan diri. Hal ini penting jangan sampai saat bertugas malah mencelakai dirinya sendiri. “Kami juga mengerahkan satu unit mobil panther yang telah dimodifikasi khusus untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Sementara itu, Heni Hanifah (43) pemilik rumah mengatakan, dirinya tidak menyangka ada sarang tawon vespa sewaktu memetik jeruk nipis untuk dipanen. “Saya kaget usai memetik jeruk nipis melihat ada sarang tawon vespa berukuran cukup besar. Tak ingin terjadi apa-apa lalu melaporkan ini ke posko damkar,” katanya.
Petugas Damkarla Gresik butuh waktu dua jam untuk memindah sarang tawon membahayakan itu. Usai dipindah sarang tawon vespa tersebut, kemudian dimasukkan kedalam karung supaya tidak mengganggu warga lagi. [dny/kun]






